BeritaRagam DaerahSosial

Pemkab Bandung Salurkan 141,85 Ton Beras dan Minyak Goreng untuk 28.370 Keluarga, Bupati Dadang: Perkuat Ketahanan Pangan dan Tekan Kemiskinan

211
Camat Soreang Haris Taupik (ketiga dari kanan) menerima bantuan motor roda tiga dari Bupati Bandung Dadang Supriatna (kedua dari kiri) disela Tarling Dapil 1, Jumat (20/2/26)

Kabupaten Bandung// secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Bandung menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat dengan menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada puluhan ribu keluarga rentan. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Dadang Supriatna dalam rangkaian Safari Ramadan dan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Fathu, Soreang, Jumat (20/2/2026).

Total sebanyak 28.370 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 47 desa dan 13 kecamatan mendapatkan bantuan berupa 5 kilogram beras dan 1 botol minyak goreng.

Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan pangan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi warga yang belum tersentuh bantuan sosial lainnya.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, dalam rangkaian Safari Ramadan dan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Fathu, Soreang, Jumat (20/2/2026).

“Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang belum menerima program seperti PKH, BPNT, maupun bantuan sembako,” ujar Kang DS.

Jika dihitung secara keseluruhan, volume bantuan yang disalurkan mencapai 141.850 kilogram atau sekitar 141,85 ton beras, serta 28.370 botol minyak goreng.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi dan fluktuasi harga pangan.

Menurut Kang DS, program CPPD bukan sekadar bantuan jangka pendek, tetapi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, program ini juga diarahkan untuk mendukung pengendalian inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga pangan. 

Pemerintah Kabupaten Bandung juga menjadikan program ini sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan perbaikan gizi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memastikan bantuan tersalurkan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.

Kang DS menegaskan, pemerintah tidak hanya hadir untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memperkuat rasa kebersamaan.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, bekerja nyata untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih sejahtera, tangguh, dan berketahanan pangan,” katanya.

Program bantuan pangan ini diharapkan mampu memberikan dampak luas, mulai dari menjaga stabilitas sosial, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hingga memperkuat ekonomi lokal. 

Pemerintah Kabupaten Bandung juga menargetkan program ini dapat membantu menurunkan angka kemiskinan ekstrem secara bertahap.

Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan dasar masyarakat, diharapkan kesejahteraan warga meningkat dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan. (Apih)

Penulis: Apih Igun Ruhiyat Editor: Bama
Exit mobile version