Jawa Barat, Kab Bandung l secondnewsupdate..co.id — Dua pria berinisial GVB dan NMI diamankan jajaran Polsek Baleendah, Polresta Bandung, setelah diduga melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan disertai ancaman kekerasan terhadap seorang pedagang di kawasan Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (3/9/2026).
Keduanya diduga menjalankan aksinya dengan mengaku sebagai wartawan untuk menekan dan meminta sesuatu dari pemilik warung kopi di kawasan pasar tersebut.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula ketika kedua pelaku mendatangi sebuah warung kopi yang berada di kawasan Pasar Baleendah, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah.
Saat berada di lokasi, kedua pria tersebut menggunakan sepeda motor Yamaha Lexi warna silver dengan nomor polisi D 4142 VZC.
Dalam kondisi diduga dipengaruhi minuman keras, pelaku GVB kemudian meminta minuman keras jenis Intisari Blackcurrant kepada pemilik warung.
Namun, permintaan tersebut ditolak oleh pemilik warung karena mengaku tidak menjual minuman keras.
Situasi kemudian memanas. GVB diduga menunjukkan airsoft gun berbentuk pistol yang diselipkan di bagian pinggang sebelah kanan. Senjata tersebut diduga digunakan untuk menakut-nakuti korban.
Tak hanya itu, pelaku juga diduga mengancam akan memviralkan tempat usaha korban apabila keinginannya tidak dipenuhi. Keduanya bahkan disebut mengaku berasal dari media pers.
“Karena pemilik kios menolak dan mengaku tidak menjual minuman keras, pelaku memaksa, mengancam akan memviralkan tempat tersebut, serta mengaku-ngaku berasal dari media pers,” ungkap aparat kepolisian.
Warga Lapor Polisi, Dua Pelaku Langsung Diamankan
Aksi kedua pria tersebut akhirnya diketahui warga sekitar. Masyarakat yang merasa resah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan itu, jajaran Polsek Baleendah bergerak cepat menuju lokasi dan mengamankan GVB dan NMI.
Keduanya berikut sejumlah barang bukti kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.
Kasus tersebut sekaligus menjadi perhatian karena melibatkan dugaan penggunaan identitas profesi wartawan untuk melakukan tekanan terhadap masyarakat.
Polisi masih melakukan pendalaman terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan kedua pelaku, termasuk terkait penggunaan airsoft gun serta dugaan ancaman terhadap korban. (Apih)
