Bandung/secondnewsupdate.co.id – Pelaksanaan Chief de Mission (CdM) Meeting I Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat Tahun 2026 digelar di The Papandayan Hotel, Kota Bandung.
Kegiatan ini mengusung tagline “Target Utama Prestasi Istimewa” dan dihadiri perwakilan Dispora dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, pengurus NPCI Jawa Barat, serta pengurus NPCI kabupaten/kota.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dispora Kota Bandung, Hendi Maulana, menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Bandung yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyelenggarakan Peparda VII Jabar 2026.
Ia menegaskan, fokus utama persiapan meliputi penyediaan venue pertandingan, akomodasi, transportasi, hingga pelayanan kesehatan bagi seluruh kontingen dan peserta.
Sebanyak 17 cabang olahraga akan dipertandingkan pada Peparda VII Jabar 2026, di antaranya atletik, catur, menembak, tenis lapangan, bola voli duduk, taekwondo, angkat berat, wall ball, panahan, bulutangkis, judo, renang, tenis meja, bola merah, dan boccia.
Beberapa venue yang telah disiapkan antara lain:
Atletik di Stadion Arcamanik
Catur di Horison Hotel Bandung
Menembak di GOR Tembak Lodaya
Tenis lapangan di Lapangan Tenis Taman Maluku
Pihak panitia juga mengimbau seluruh pengurus NPCI kabupaten/kota untuk melakukan survei venue sebelum pelaksanaan pertandingan dimulai.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, tuan rumah menyiapkan fasilitas akomodasi, konsumsi, serta transportasi bagi seluruh kontingen.
Jenis kendaraan yang disiapkan meliputi mobil low MPV seperti Avanza, minibus Hiace, hingga bus disabilitas yang akan melayani mobilitas peserta dari hotel menuju lokasi pertandingan.
Kota Bandung resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Peparda VII Jawa Barat 2026 setelah menerima Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat pada awal Maret 2026.
Ajang olahraga terbesar bagi atlet disabilitas tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung pada November 2026 dan akan berjalan beriringan dengan Porprov Jabar 2026.
Peparda VII Jabar 2026 diharapkan menjadi ajang lahirnya atlet-atlet paralimpik unggulan Jawa Barat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Sejumlah daerah pun mulai mematangkan persiapan melalui program pemusatan latihan dan peningkatan intensitas latihan atlet.
Ketua NPCI Pusat, Hari Susanto, mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan pelaksanaan Peparda VII Jabar 2026 di Kota Bandung dengan semangat “Target Utama Prestasi Istimewa”.
Sementara itu, Asep Sukmana yang mewakili Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa NPCI Jawa Barat telah menjadi bagian penting dalam memperkuat prestasi nasional sehingga patut menjadi kebanggaan bersama.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan juga menyampaikan kesiapan Kota Bandung sebagai tuan rumah Peparda VII Jabar 2026.
Dalam kegiatan tersebut turut dilakukan peluncuran logo Peparda VII Jabar berupa maskot burung cangkurileung yang akan menjadi identitas resmi ajang tersebut. (Burhan)
