InformatikaRagam DaerahTeknologi

PB HMI Dorong Kedaulatan Energi Nasional, Hadirkan Petinggi ESDM dan Stakeholder di Energy Corner Garut

118
Bupati Kabupaten Garut Abdusy Syakur Amin sangat Syakur mengapresiasi inisiatif PB HMI dalam menghadirkan ruang diskusi terkait pengembangan energi baru terbarukan, khususnya panas bumi di Kabupaten Garut.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) melalui Bidang Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar forum diskusi strategis bertajuk Energy Corner di Kafe Nara Three, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (13/5/2026).

Forum tersebut mengangkat tema “Energi dalam Cengkeraman Kapitalisme Global: Di Mana Posisi Kedaulatan Indonesia?” dan membahas posisi Indonesia dalam menjaga kedaulatan energi di tengah dinamika kapitalisme global.

Hadir sebagai narasumber dalam diskusi ini, Direktur Panas Bumi Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Hadi Wijaya, praktisi energi Yudi R. Darajat, perwakilan Pertamina Geothermal, serta Star Energy. Sementara keynote speech disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari regulator, pelaku usaha BUMN dan swasta, hingga praktisi energi.

Syakur mengapresiasi inisiatif PB HMI dalam menghadirkan ruang diskusi terkait pengembangan energi baru terbarukan, khususnya panas bumi di Kabupaten Garut.

“Diskusi ini terkait rencana pemerintah untuk meningkatkan kontribusi Kabupaten Garut dalam penyediaan energi baru terbarukan bagi Jawa Barat dan Indonesia. Semoga rencana ini dapat berjalan lancar sesuai harapan,” ujar Syakur.

Sementara itu, Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Hadi Wijaya menilai Garut sebagai salah satu daerah strategis dalam pengembangan panas bumi nasional.

Menurutnya, Kabupaten Garut berhasil menciptakan stabilitas wilayah dan iklim investasi yang harmonis antara industri dengan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi forum Energy Corner yang dinilai mampu menghadirkan diskusi konstruktif dan menunjukkan kondusivitas daerah dalam mendukung investasi sektor energi.

“Mudah-mudahan ini menjadi contoh yang baik bagaimana kolaborasi pentahelix terbentuk, sekaligus menjadi model bagi kabupaten lain dalam pengembangan panas bumi di Indonesia,” kata Hadi.

Di sisi lain, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang ESDM PB HMI, Taofik Rofi Nugraha, menjelaskan bahwa Energy Corner bertujuan menjembatani komunikasi antara stakeholder energi dengan masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa.

Menurut Taofik, Kabupaten Garut dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi besar di sektor panas bumi dan kontribusi signifikan terhadap pengembangan energi baru terbarukan nasional.

“Kami ingin bersama-sama membangun narasi dukungan terhadap kedaulatan energi dan swasembada energi di tengah geopolitik dunia yang masih tidak pasti,” ujarnya.

PB HMI, lanjut Taofik, berkomitmen mengawal narasi energi bersih agar dipahami masyarakat secara lebih utuh.

“Energi baru terbarukan adalah energi yang layak, bersih, dan harus dipertahankan serta didukung seluruh elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, pemuda, pengusaha, politisi, hingga masyarakat luas,” pungkasnya.

PB HMI berharap kegiatan Energy Corner dapat terus berlanjut dan menghasilkan rekomendasi strategis bagi pemerintah dalam penguatan kebijakan energi nasional. (Asan/Agung)

Exit mobile version