Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Musibah kebakaran menghanguskan Sekretariat Forum Wartawan Cimaung Indonesia (FORWACI) yang berada di Kampung Cigeureuh, Desa Cipinang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, pada Kamis (2/7/2026) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan sekretariat beserta sejumlah barang di dalamnya ludes terbakar.
Peristiwa itu terjadi saat salah seorang penghuni sekretariat, Ajat (45), tengah beristirahat di dalam bangunan. Ia mengaku baru tersadar ketika kobaran api sudah membesar dan mengepung dirinya.
“Tiba-tiba badan saya terasa panas. Saat terbangun sekitar pukul 22.00 WIB, saya kaget karena api sudah mengelilingi badan saya. Saya langsung menyelamatkan diri keluar. Alhamdulillah masih diberi keselamatan,” ungkap Ajat.
Teriakan korban sontak mengundang perhatian warga sekitar. Masyarakat kemudian bergotong royong berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran agar kobaran tidak semakin meluas.
Api akhirnya berhasil dikendalikan, namun bangunan yang difungsikan sebagai Sekretariat FORWACI sekaligus tempat beraktivitas tersebut tidak dapat diselamatkan karena telah hangus terbakar.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan awal mengarah pada korsleting atau hubungan arus pendek listrik, namun kepastian penyebabnya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Usai menerima laporan, personel Polsek Cimaung yang dipimpin Kanit bersama Aiptu Gunadi serta Babinsa Desa Cipinang, Serda Hermayana, langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas melakukan pengamanan area, pendataan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang diduga dipicu instalasi listrik, terutama pada bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal maupun sekretariat organisasi. (Apih)
