Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Pelantikan DPD PPSI Kabupaten Bandung Teguhkan Komitmen Merawat Tradisi dan Menyiapkan Generasi Pencak Silat

112
×

Pelantikan DPD PPSI Kabupaten Bandung Teguhkan Komitmen Merawat Tradisi dan Menyiapkan Generasi Pencak Silat

Sebarkan artikel ini
H.Ali Nurdin, Ketua DPD PP SI Kabupaten Bandung

Kabupaten Bandung, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Upaya memperkuat keberadaan pencak silat sebagai warisan seni dan budaya di Kabupaten Bandung memasuki babak baru. 

Ketua beserta jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Bandung dilantik dan dikukuhkan di Gedung Moch. Toha, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026).

Example 300x600

Prosesi pelantikan tersebut dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Ketua DPP PPSI, jajaran DPW PPSI Jawa Barat, serta para pengurus dan pelaku paguron pencak silat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung. 

Sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan dinas yang berkaitan dengan bidang kebudayaan turut hadir.

H. Ali Nurdin yang dipercaya sebagai Ketua DPD PPSI Kabupaten Bandung mengatakan, setelah kepengurusan resmi dikukuhkan, pihaknya akan memprioritaskan pembenahan internal organisasi serta melakukan pendataan seluruh paguron pencak silat yang berada di Kabupaten Bandung.

Menurut Ali, pendataan menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai potensi, keberadaan, serta kondisi paguron pencak silat di setiap wilayah.

“Langkah pertama tentu pembenahan organisasi dan pendataan paguron. Dengan data yang jelas, kita bisa mengetahui potensi yang ada sekaligus memastikan seluruh paguron dapat terakomodasi dalam program organisasi,” ujar Ali.

Ia menegaskan, keberadaan PPSI tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan organisasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga seni tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Pencak silat, kata Ali, merupakan bagian dari identitas seni dan budaya masyarakat yang perlu terus dirawat sekaligus diberikan ruang untuk berkembang.

“Pencak silat adalah bagian dari seni dan budaya yang diwariskan para leluhur. Karena itu, keberadaan paguron dan para pelaku seni budaya harus terus mendapat ruang agar tradisi ini tetap hidup dan berkembang,” katanya.

Bangun Kebersamaan Antar-Pelaku Seni Budaya

Ali mengatakan, penguatan organisasi ke depan akan dibangun melalui komunikasi, silaturahmi, dan kebersamaan dengan para pelaku seni budaya, khususnya keluarga besar pencak silat di Kabupaten Bandung.

Ia berharap hubungan yang semakin erat antarpaguron dapat menjadi fondasi dalam menjaga kesinambungan budaya lokal sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

“Penguatan organisasi akan kami lakukan dengan membangun silaturahmi dan kebersamaan. Kita ingin seluruh pelaku seni budaya, khususnya pencak silat, dapat berjalan bersama untuk menjaga warisan budaya yang telah diberikan oleh para leluhur,” tuturnya.

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Dalam menjalankan program organisasi, Ali juga menilai sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan pencak silat.

Ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap bidang seni dan budaya serta berharap komunikasi antara DPD PPSI dengan Pemkab Bandung dapat terus diperkuat.

“Pelestarian seni budaya tentu akan lebih optimal apabila dibangun bersama pemerintah daerah. Kami berharap perhatian terhadap pencak silat dapat terus diperkuat melalui sinergi antara PPSI dengan Pemerintah Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Untuk jangka panjang, DPD PPSI Kabupaten Bandung akan membuka komunikasi dengan berbagai OPD terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan pencak silat dalam berbagai bidang, mulai dari kebudayaan, pendidikan, kepemudaan hingga pembinaan generasi muda.

“Harapannya pencak silat bukan hanya mampu bertahan, tetapi terus berkembang dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” kata Ali.

Regenerasi Jadi Perhatian Utama

Selain pembenahan organisasi, regenerasi menjadi salah satu perhatian utama DPD PPSI Kabupaten Bandung.

Ali menilai nilai-nilai yang terkandung dalam pencak silat perlu diperkenalkan kepada generasi muda sejak dini, baik melalui lingkungan pendidikan maupun berbagai kegiatan kebudayaan.

Pihaknya juga mendorong pelaksanaan pasanggiri pencak silat secara berkelanjutan, mulai dari tingkat paguron hingga tingkat DPD PPSI Kabupaten Bandung.

Menurut Ali, pasanggiri tidak sekadar menjadi ruang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkenalkan seni tradisi sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap pencak silat.

Dengan penguatan organisasi, pendataan paguron, sinergi dengan pemerintah daerah, serta pembinaan generasi muda, DPD PPSI Kabupaten Bandung berharap pencak silat tetap menjadi bagian penting dari kehidupan seni dan budaya masyarakat sekaligus mampu melahirkan generasi penerus yang menjaga warisan leluhur. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600