Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HukumKriminalPendidikan

Pemkab dan Forkopimda Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Jam Malam Anak Jadi Perhatian

111
×

Pemkab dan Forkopimda Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Jam Malam Anak Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Foto atas : Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dan Wakil Bupati Garut, Putri dan Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra saat rapat koordinasi permecahan masalah memperkuat sinergi dalam mengawasi peredaran obat-obatan terlarang sekaligus aktivitas anak dan remaja pada malam hari.

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat sinergi dalam mengawasi peredaran obat-obatan terlarang sekaligus aktivitas anak dan remaja pada malam hari.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus melindungi generasi muda Kabupaten Garut dari berbagai ancaman sosial yang berpotensi mengganggu masa depan mereka.

Example 300x600

Penguatan pengawasan dibahas dalam pertemuan yang melibatkan unsur pemerintah daerah dan jajaran terkait. 

Sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari dugaan peredaran obat-obatan terlarang, kenakalan remaja, hingga aktivitas anak di luar rumah pada malam hari.

Pemkab Garut memandang perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan.

Peran orang tua, sekolah, tokoh agama, lingkungan masyarakat, serta berbagai elemen lainnya dinilai sangat penting dalam melakukan pencegahan sejak dini.

Salah satu langkah preventif yang menjadi perhatian adalah pengawasan terhadap aktivitas anak pada malam hari. 

Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi anak terlibat dalam aktivitas berisiko ketika berada di luar rumah hingga larut malam tanpa kepentingan yang jelas.

Di sisi lain, pengawasan terhadap peredaran obat-obatan terlarang juga perlu dilakukan secara terpadu. 

Koordinasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, satuan pendidikan dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mencegah penyalahgunaan obat di kalangan generasi muda.

Pemkab Garut menekankan bahwa penanganan persoalan tersebut tidak semata-mata mengandalkan tindakan penindakan. 

Edukasi dan pencegahan juga harus diperkuat agar anak-anak dan remaja memahami bahaya penyalahgunaan obat-obatan serta dampak buruk pergaulan yang berisiko.

Masyarakat pun didorong untuk berperan aktif. Warga diminta tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi peredaran obat terlarang maupun aktivitas yang dinilai dapat membahayakan anak dan mengganggu ketertiban lingkungan.

Sementara itu, orang tua diimbau meningkatkan komunikasi serta pengawasan terhadap aktivitas anak. 

Pengawasan diharapkan dilakukan secara bijak melalui pendekatan persuasif, komunikasi terbuka dan penguatan pendidikan karakter.

Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, keluarga, sekolah dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi tumbuh kembang generasi muda di Kabupaten Garut.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama, Pemkab Garut berharap peredaran obat terlarang dapat ditekan sekaligus mencegah anak dan remaja terjerumus dalam kenakalan maupun perilaku berisiko.

Pemkab Garut menegaskan, perlindungan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. 

Karena itu, sinergitas seluruh pihak akan terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, aman dan mendukung masa depan anak-anak di Kabupaten Garut. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600