Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam DaerahSosial

Pemkab Garut Buka Akses Rumah Subsidi, MBR Bisa Manfaatkan Bebas BPHTB

106
×

Pemkab Garut Buka Akses Rumah Subsidi, MBR Bisa Manfaatkan Bebas BPHTB

Sebarkan artikel ini
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Asda II) Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, (tengah);saat membuka secara resmi Pameran Rumah Impian (PRI) Vol. IV di Atrium Citimall Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Rabu (26/8/2026).

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Kabar baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Garut yang tengah mendambakan hunian layak dan terjangkau. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mendorong masyarakat memanfaatkan berbagai fasilitas program perumahan bersubsidi, termasuk kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Example 300x600

Dorongan tersebut disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Asda II) Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, saat membuka secara resmi Pameran Rumah Impian (PRI) Vol. IV di Atrium Citimall Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Rabu (26/8/2026).

Pameran yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 itu menjadi salah satu momentum mempertemukan masyarakat dengan para pengembang sekaligus membuka informasi lebih luas mengenai pilihan hunian, khususnya rumah subsidi.

MBR Garut Dapat Fasilitas Bebas BPHTB

Dalam kesempatan tersebut, Dedy menegaskan Pemkab Garut telah mengambil kebijakan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan rumah subsidi.

Salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan adalah pembebasan BPHTB bagi MBR sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jadi dipersilakan kepada masyarakat yang membutuhkan rumah bersubsidi, BPHTB-nya dibebaskan,” kata Dedy.

Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam proses kepemilikan rumah. Pemkab Garut juga terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak agar kebutuhan hunian layak bagi masyarakat dapat semakin terpenuhi.

Ada KPP dan FLPP, Cicilan Didorong Tetap Terjangkau

Selain kemudahan dari pemerintah daerah, masyarakat juga diarahkan memanfaatkan skema pembiayaan perumahan melalui sektor perbankan, termasuk Kredit Program Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Dedy mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut karena menawarkan pembiayaan dengan bunga yang relatif rendah dan terjangkau.

“Silakan manfaatkan bunga cicilan yang rendah dan terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kepemilikan hunian yang layak bukan semata persoalan tempat tinggal. 

Rumah yang baik, kata Dedy, diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga.

Pameran Rumah Impian Digelar Lima Hari

Ketua Penyelenggara PRI Vol. IV, Agus Ismail, mengatakan Pameran Rumah Impian merupakan agenda rutin tahunan yang kali ini dirangkaikan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia.

Pameran digelar selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Agustus 2026, dengan melibatkan pelaku industri perumahan.

Agus menyebut kegiatan tersebut turut mendukung program prioritas nasional dalam mewujudkan target penyediaan 3 juta rumah.

“Pemerintah punya tugas dan kewajiban memenuhi kebutuhan masyarakat terkait rumah yang layak huni demi peningkatan kesejahteraan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Garut senantiasa berupaya bersinergi dengan seluruh komponen,” ungkap Agus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

14 Pengembang Ramaikan PRI Vol. IV

Sementara itu, Ketua APERSI Kabupaten Garut, Najiman, mengatakan penyelenggaraan Pameran Rumah Impian Vol. IV sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mendukung penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.

Sebanyak 14 pengembang, baik yang bergerak di sektor perumahan komersial maupun subsidi, ambil bagian dalam pameran tersebut.

Najiman menegaskan, keterlibatan pengembang bukan hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi dunia usaha dalam membantu pemerintah menyediakan hunian yang layak dan berkualitas.

“Kami selaku pengembang khususnya di APERSI dapat turut serta membantu pemerintah daerah dalam penyediaan rumah yang layak dan baik di Kabupaten Garut,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan para pengembang agar terus menjaga kualitas bangunan serta memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

“Saya berharap teman-teman pengembang tetap berkomitmen menjaga kualitas rumah serta menjaga kepercayaan konsumen,” tandas Najiman.

Dengan adanya Pameran Rumah Impian Vol. IV, masyarakat Garut memiliki kesempatan untuk memperoleh informasi lebih lengkap mengenai pilihan hunian, skema pembiayaan, serta berbagai kemudahan yang tersedia. 

Pemkab Garut berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat, terutama MBR, untuk mewujudkan impian memiliki rumah yang layak, aman dan terjangkau. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600