SNU//Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) menggelar Pembekalan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan Tahun 2024 di Aula Gedung A Pemkot Cimahi. Jum’at (14/11/2025)
Sebanyak 128 CPNS golongan II dan III dari berbagai perangkat daerah mengikuti kegiatan tersebut sebagai tahapan awal sebelum menjalani Latsar di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jatinangor.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam arahannya menegaskan bahwa birokrasi pemerintah memiliki tiga fungsi utama, yakni pelayanan publik, pelaksanaan pembangunan, serta perlindungan masyarakat. Karena itu, para CPNS diminta untuk menggali potensi diri dan meningkatkan kompetensi, terutama sebagai generasi Z yang dianggap lebih cakap digital.
“ASN Kota Cimahi harus siap menjadi aparatur modern yang inovatif dan mampu menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan yang cepat, murah, dan berkualitas,” tegas Ngatiyana.
Ia juga meminta seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian Latsar dengan disiplin. Wali kota menyebut Latsar sebagai “kawah candradimuka” bagi ASN muda guna membentuk integritas, nasionalisme, serta tanggung jawab moral sebagai pelayan publik.
Fokus pada Pembentukan Aparatur Profesional
Kegiatan pembekalan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Pemkot Cimahi, Mochammad Ronny. Ia menyampaikan bahwa pembekalan ini merupakan fondasi penting bagi para CPNS untuk memahami nilai dasar ASN, aturan kepegawaian, serta regulasi terkait disiplin pegawai.
“Pembekalan ini menyiapkan CPNS menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, dan siap melayani masyarakat,” ujarnya.
Ronny juga mendorong peserta agar meningkatkan kapasitas diri dan memanfaatkan teknologi dalam pekerjaan sehari-hari.
Menurutnya, ASN masa kini harus adaptif dan mampu memanfaatkan kemajuan digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana Pemkot Cimahi untuk menanamkan core values ASN BerAKHLAK berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan para CPNS dalam kinerja mereka kelak.
Tahap Awal Menuju Latsar Berbasis Blended Learning
Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDMD Kota Cimahi, Siti Fatonah, dalam laporannya menjelaskan bahwa pembekalan ini menjadi tahapan penting sebelum CPNS menjalani Pelatihan Dasar selama tiga bulan.
Latsar akan dilaksanakan dengan metode blended learning, yakni gabungan pembelajaran daring dan luring.
Peserta dijadwalkan menjalani enam hari pelatihan tatap muka di Kampus LAN Jatinangor sebagai bagian dari proses pembentukan karakter ASN.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penegakan disiplin dan integritas. Sebab, 128 CPNS ini adalah generasi penerus yang kelak akan menggantikan kami di pemerintahan,” ujar Siti Fatonah.
Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, loyalitas, serta komitmen terhadap visi organisasi sejak awal masa pengabdian.
Melalui pembekalan dan Latsar ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap lahir ASN muda yang berjiwa pelayanan, disiplin, adaptif, serta menjadi bibit unggul perubahan di lingkungan pemerintahan. (Bagdja)
