SNU//Cimahi – Hadapi Nataru 2025, Pemkot Cimahi Perketat Pengamanan dan Layanan Publik
Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar jumpa pers terkait kesiapsiagaan menghadapi perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), di Ruang B Kompleks Pemkot Cimahi, Rabu (24/12/2025).
Jumpa pers tersebut dihadiri sekitar 130 wartawan. Hadir pula Kepala Diskominfo Kota Cimahi Ahmad Saefulloh, Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik, dan Statistik Diskominfo Kota Cimahi, Andri Nurwantoro, serta narasumber Kepala Bidang Trantibum Linmas Satpol PP Kota Cimahi, Karsa Hudan Wiriadiharja
Karsa Hudan yang akrab disapa Dadan menyampaikan, Satpol PP telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan di berbagai titik rawan di wilayah Kota Cimahi.
“Selama Natal dan Tahun Baru, kami mulai bergerak sejak 24 Desember 2025. Satpol PP akan melakukan pengamanan di Pos Pengamanan Alun-Alun Cimahi,” ujar Dadan.
Selain itu, Satpol PP juga menempatkan personel di gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Natal.
“Pengamanan dilakukan di 11 titik gereja di Kota Cimahi. Kami tidak bekerja sendiri, tetapi berkolaborasi dengan TNI dan Polri,” jelasnya.
Dari unsur TNI, pengamanan melibatkan Garnisun, Sum Denpom, dan Kodim 0609 Cimahi. Satpol PP juga akan melaksanakan patroli rutin guna memastikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Dadan menambahkan, Forkopimda juga akan melakukan kunjungan ke sejumlah gereja sebagai bentuk dukungan dan pengawasan langsung.
“Kami akan terus mengawal demi menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat. Harapannya pelaksanaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan kondusif,” tegasnya.
Kebijakan selanjutnya disampaikan Kabid Diskominfo, Andri Nurwantoro. Ia menjelaskan, Pemkot Cimahi menyiapkan langkah antisipatif mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat pada momentum akhir tahun.
“Sebagai kota penyangga Bandung Raya dan wilayah perlintasan, Cimahi berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan dan pejalan kaki, terutama di jalur utama,” ungkapnya.
Melalui Dinas Perhubungan bersama Polres Cimahi, Pemkot telah melakukan ramp check kendaraan umum dan angkutan barang untuk memastikan kelayakan kendaraan, administrasi, dan kesiapan pengemudi. Rekayasa lalu lintas serta pengawasan titik rawan kemacetan juga disiapkan.
Selain itu, layanan publik tetap berjalan melalui sistem piket, baik daring maupun luring. Implementasi Smart City juga dimaksimalkan, termasuk pemanfaatan jaringan internet, layanan informasi lalu lintas, CCTV, dan saluran kedaruratan melalui WA Mantap yang siaga 24 jam.
Pemkot Cimahi juga memastikan pengawasan distribusi dan harga bahan pokok tetap dilakukan secara berkala. Pemerintah akan menindak tegas praktik penimbunan maupun spekulasi harga.
Sebagai penutup, Pemkot Cimahi mengajak media massa berperan aktif memberikan informasi yang akurat dan membantu mencegah penyebaran berita hoaks yang dapat merugikan masyarakat. (Bagdja)
