Garut/secondnewsupdate.co.id – Suasana penuh kebersamaan mewarnai acara penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 yang digelar di Situ Ciranca, Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Kamis (21/5/2026).
Program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Berbagai kegiatan fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan 100 persen selama pelaksanaan TMMD ke-128.
Pada sektor pembangunan fisik, kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembukaan dan pengerasan jalan baru sepanjang 1,5 kilometer di Kampung Cidahu, pembangunan tiga titik gorong-gorong, satu titik drainase, tiga unit MCK, tiga titik pengeboran air bersih, serta pembangunan dua rumah tidak layak huni (Rutilahu).
Sementara itu, kegiatan nonfisik mencakup pemberian makanan tambahan bagi penanganan stunting, pelatihan kader bela negara, penyuluhan bahaya terorisme dan paham radikalisme, penyuluhan keagamaan, pelatihan tanggap bencana, penyuluhan hukum dan kamtibmas, penyuluhan bahaya narkoba, pelayanan KB kesehatan, pengobatan gratis, hingga pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan akta, KK, dan KTP.
Camat Malangbong, Deden Munawar, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan TMMD Reguler ke-128. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Garut, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang telah mendukung program tersebut.
Menurutnya, kehadiran TNI melalui TMMD bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“TMMD bukan hanya membangun jalan desa, tetapi membuka jalan harapan bagi masyarakat,” ujar Deden Munawar.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Mekarmulya.
Pembukaan jalan baru dinilai mampu meningkatkan akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
Selain itu, pembangunan sumur bor dan fasilitas MCK membantu memenuhi kebutuhan air bersih dan meningkatkan kesehatan lingkungan.
Tak hanya pembangunan fisik, program nonfisik juga dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Penyuluhan bela negara menumbuhkan semangat kebangsaan, sementara edukasi bahaya narkoba dan radikalisme menjadi upaya menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.
Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat pun terlihat kuat selama pelaksanaan TMMD. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang maju dan sejahtera.
Di akhir sambutannya, Camat Malangbong berharap seluruh hasil pembangunan dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.
“Selama TNI tetap bersama rakyat, selama masyarakat tetap menjaga persatuan, maka desa akan semakin kuat, Garut akan semakin hebat, dan Indonesia akan semakin bermartabat,” tutupnya. (Agung)
















