Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Perpustakaan Tak Lagi Sekadar Tempat Membaca! Dispusipda Jabar dan Disarpusda Cimahi Sulap Literasi Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Lewat Budidaya Maggot

527
×

Perpustakaan Tak Lagi Sekadar Tempat Membaca! Dispusipda Jabar dan Disarpusda Cimahi Sulap Literasi Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Lewat Budidaya Maggot

Sebarkan artikel ini
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kota Cimahi yang berkolaborasi melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Bertempat di Kota Cimahi, Rabu (29/7/2026).

Jawa Barat, Cimahi l secondnewsupdate – Perpustakaan kini bukan lagi sekadar ruang sunyi yang dipenuhi rak buku. 

Di tengah tuntutan zaman yang semakin dinamis, perpustakaan dituntut mampu menjadi pusat inovasi, pemberdayaan, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Example 300x600

Semangat itulah yang diwujudkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kota Cimahi yang berkolaborasi melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (29/7/2026).

Kedua instansi berkolaborasi menggelar kegiatan edukatif bertema “Peluang Pemanfaatan Maggot untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat”, sebuah terobosan yang menggabungkan literasi, pelestarian lingkungan, dan penguatan ekonomi kerakyatan dalam satu ruang pembelajaran.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa perpustakaan mampu bertransformasi menjadi pusat belajar sepanjang hayat yang tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga membekali masyarakat dengan keterampilan praktis yang bernilai ekonomi.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kota Cimahi yang berkolaborasi melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Bertempat di Kota Cimahi, usai menggelar acara

Dalam laporannya, Pustakawan Utama H. Ahmad Hadadi, menegaskan bahwa Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan program strategis nasional yang bertujuan menghadirkan layanan perpustakaan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

Menurutnya, perpustakaan harus mampu berkembang menjadi ruang kolaborasi, pemberdayaan, serta pusat pengembangan potensi masyarakat. 

Dengan demikian, manfaat perpustakaan tidak hanya dirasakan dalam peningkatan literasi, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Sementara itu, Kepala Dispusipda Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca (BPBGM), Andri Heryanto, mengatakan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat budaya literasi.

Ia menilai perpustakaan masa kini harus mampu menjadi ruang yang terbuka, inovatif, adaptif, dan responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar perpustakaan benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kehadiran perpustakaan harus mampu melahirkan solusi, membuka peluang usaha, meningkatkan kompetensi masyarakat, hingga mendorong lahirnya inovasi baru yang berdampak pada kesejahteraan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Disarpusda Kota Cimahi Diah Ajuni Lukitosari, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Dispusipda Jawa Barat yang menjadikan Kota Cimahi sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Diah, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah menjadi momentum penting dalam memperkuat fungsi perpustakaan sebagai ruang belajar yang mampu menjawab tantangan zaman.

Ia menegaskan bahwa perpustakaan tidak boleh lagi dipandang sebagai tempat menyimpan buku semata, melainkan harus menjadi pusat pelatihan, pengembangan keterampilan, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi materi, Diah memaparkan kebijakan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Kota Cimahi. 

Selanjutnya peserta mendapatkan materi dari praktisi literasi dan lingkungan Dewi Tri Handayani, yang mengulas secara komprehensif potensi budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF).

Maggot BSF dinilai menjadi salah satu solusi modern dalam pengelolaan sampah organik. Selain mampu mengurangi volume sampah rumah tangga secara signifikan, maggot juga memiliki nilai ekonomi tinggi karena dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif untuk sektor peternakan maupun perikanan. 

Tak hanya itu, limbah hasil budidayanya dapat diolah menjadi pupuk organik berkualitas yang memiliki nilai jual.

Konsep ekonomi sirkular yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut dinilai mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Suasana diskusi berlangsung hidup dan interaktif. Dipandu Kepala Bidang Perpustakaan Disarpusda Kota Cimahi Rusli Sudarmadi, peserta aktif menyampaikan pertanyaan, berbagi pengalaman, hingga mendiskusikan peluang pengembangan usaha budidaya maggot di lingkungan masing-masing.

Antusiasme peserta menunjukkan semakin besarnya kesadaran masyarakat bahwa perpustakaan dapat menjadi tempat memperoleh ilmu yang langsung dapat diterapkan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Melalui kolaborasi ini, Dispusipda Provinsi Jawa Barat bersama Disarpusda Kota Cimahi berharap perpustakaan semakin menjadi ruang belajar yang inklusif, tempat masyarakat memperoleh pengetahuan, memperluas jejaring, meningkatkan keterampilan, serta menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.

Dengan mengusung semangat “Perpustakaan Hadir, Masyarakat Sejahtera”, Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial akan terus diperluas ke berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat agar perpustakaan semakin dirasakan manfaatnya sebagai pusat literasi, inovasi, pemberdayaan, dan penggerak ekonomi masyarakat. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600