Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
InformatikaPendidikanRagam Daerah

Perwakilan Kemensos RI Tinjau Langsung Rencana Lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut

108
×

Perwakilan Kemensos RI Tinjau Langsung Rencana Lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan kerja perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) guna meninjau rencana lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (13/5/2026).

Garut/secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan kerja perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) guna meninjau rencana lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (13/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Garut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Kemensos RI, Herman, beserta jajaran. Menurutnya, kunjungan ini menjadi langkah penting dalam percepatan penyediaan sarana pendidikan nonformal bagi masyarakat Garut.

Example 300x600

“Beliau berkunjung ke salah satu lokasi untuk dibangun Sekolah Rakyat. Kita berharap ini bisa segera terealisasi, dan tentu Kabupaten Garut akan sangat serius menyiapkan seluruh persyaratannya. Semoga semuanya berjalan lancar,” ujar Syakur.

Sementara itu, Ketua Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Kemensos RI, Herman, menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan untuk memastikan calon lokasi memenuhi standar Program Strategis Nasional (PSN).

Ia menyebutkan terdapat sembilan kriteria utama yang wajib dipenuhi, di antaranya lahan harus memiliki sertifikat resmi dan tidak dalam sengketa, berada di luar zona rawan bencana, bukan termasuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) maupun Sawah yang Dilindungi (SYD), serta memiliki kontur tanah stabil dengan tingkat kemiringan maksimal 10 persen.

“Untuk kondisi lapangan, nantinya yang menentukan adalah Kementerian Pekerjaan Umum. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Kementerian PU untuk memastikan lokasi tersebut layak, tidak berada di kawasan rawan bencana, dan kondisi tanahnya memenuhi syarat, termasuk kemiringan tidak lebih dari 10 persen,” jelas Herman.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, menambahkan bahwa saat ini rintisan Sekolah Rakyat di Garut telah membina 75 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel).

Keberhasilan pengelolaan program rintisan ini menjadi salah satu alasan Garut dipertimbangkan sebagai lokasi pembangunan permanen Sekolah Rakyat pada 2026.

“Semoga mendapat persetujuan. Berdasarkan hasil peninjauan sementara, lokasi di Kabupaten Garut dinilai sudah cukup baik. Kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian PU melalui Kanwil Provinsi Jawa Barat. Kita doakan semoga realisasi pembangunan bisa dimulai Oktober ini,” ujar Marlinda.

Usai pertemuan, tim Kemensos RI yang didampingi Dinas Sosial Kabupaten Garut dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Garut meninjau langsung rencana lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Kecamatan Cikelet. (Asan/Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600