BeritaEntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

PGK Sumut Ajak Generasi Muda Dukung Program Pemerintah di Tengah Geopolitik Global, Soroti Peran Gizi Menuju Indonesia Emas 2045

137
Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Utara menggelar diskusi kebangsaan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Kota Medan, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Dukung Kebijakan Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045”.

Medan Sumatera Utara// secondnewsupdate.co.id –Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Utara menggelar diskusi kebangsaan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Kota Medan, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Dukung Kebijakan Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PGK Sumut, Hendra Hidayat, mengajak generasi muda untuk tetap fokus memberikan kontribusi positif bagi bangsa di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu.

“Kita berharap anak muda bisa semakin kompak dan semangat berkarya walaupun kondisi geopolitik global sedang tidak menguntungkan. Namun kita harus tetap fokus memberikan kontribusi positif bagi rakyat Indonesia,” ujarnya.

Hendra menegaskan, berbagai program pemerintah seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih (KMP), dan Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis yang saling terintegrasi untuk menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, momentum bonus demografi harus dimanfaatkan secara optimal melalui kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah. PGK Sumut, lanjut Hendra, siap berperan aktif dalam mendukung sekaligus mengawal implementasi program-program tersebut di berbagai kabupaten/kota.

“Kita harus membantu menyukseskan seluruh program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di tengah situasi global seperti saat ini, komitmen mendukung kebijakan pemerintah menjadi sangat penting,” tegasnya.

Diskusi ini turut menghadirkan akademisi sekaligus tenaga pendidik, Ninda Ulfa, yang memaparkan pentingnya pembangunan sumber daya manusia dalam menghadapi bonus demografi 2045.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan visi Indonesia sebagai negara maju sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing, yang salah satunya ditopang oleh pemenuhan gizi sejak dini.

“Gizi memiliki hubungan erat dengan perkembangan intelektual. Anak dengan kecukupan gizi yang baik cenderung memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi,” ungkapnya.

Ninda juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung sektor pendidikan.

“Program MBG tidak hanya meningkatkan status gizi, tetapi juga berdampak pada meningkatnya kehadiran siswa di sekolah. Anak-anak menjadi lebih semangat untuk belajar,” jelasnya.

Ia menambahkan, program tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan dan pemerataan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Namun demikian, ia juga mengajak masyarakat untuk turut melakukan pengawasan agar program berjalan optimal.

Kegiatan diskusi dan buka puasa bersama ini diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Rizky)

Exit mobile version