Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukumRagam DaerahSosial

Polresta Bandung Gelar Sosialisasi Kampung Tangguh Narkoba di Desa Cingcin

108
×

Polresta Bandung Gelar Sosialisasi Kampung Tangguh Narkoba di Desa Cingcin

Sebarkan artikel ini
KBO Sat Narkoba Polresta Bandung IPDA Budi Prabowo, (kedua dari kanan) menyampaikan sosialisasi kampung tangguh Narkoba di masjid At Taqwa 1 Cipeer RW 04 desa Cingcin Kecamatan Soeang, Kamis, (10/6/2026)

Kabupaten Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Polresta Bandung melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di Kampung Cipeer RW 04, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polresta Bandung dalam menggalakkan Program Kampung Tangguh Narkoba di wilayah hukumnya.

Example 300x600

Sosialisasi yang berlangsung di Masjid At-Taqwa Cipeer itu dihadiri Ketua RW 04, para Ketua RT se-RW 04, tokoh masyarakat, serta Ketua Karang Taruna Desa Cingcin.

Kepala Bagian Operasional (KBO) Satresnarkoba Polresta Bandung, IPDA Budi Prabowo, mengatakan Kampung Cipeer RW 04 dipilih sebagai proyek percontohan Kampung Tangguh Narkoba.

“Kami sampaikan bahwa dalam program ini terdapat dua kategori, yakni Kampung Bebas Narkoba dan Kampung Tangguh Narkoba. Kampung Cipeer termasuk dalam kategori Kampung Tangguh Narkoba. Pemilihan ini didasarkan pada hasil pemetaan berkala yang menunjukkan tingkat kerawanan peredaran narkoba di wilayah tersebut relatif rendah,” ujar Budi.

Ia menjelaskan, tujuan utama program ini adalah mencegah dan memutus mata rantai penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. 

Melalui program tersebut, Polresta Bandung berupaya menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan sehat demi masa depan generasi muda.

Menurutnya, pembentukan satuan tugas (satgas) pencegahan yang melibatkan sinergi antara Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan di tingkat desa telah memberikan dampak positif dalam memperkuat keamanan dan ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba.

Dalam sosialisasi yang berlangsung interaktif tersebut, warga mendapatkan berbagai materi penting, di antaranya pengenalan jenis-jenis narkoba serta dampak negatif penyalahgunaannya dari aspek kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, hingga masa depan generasi muda.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai risiko dan sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Kegiatan ini juga membuka ruang dialog dan tanya jawab bagi warga yang ingin berkonsultasi terkait penanganan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Tak hanya itu, peserta sosialisasi diberikan edukasi mengenai tata cara pelaporan yang cepat dan aman melalui Call Center 110 Polresta Bandung, sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

“Rangkaian kegiatan sosialisasi berjalan dengan interaktif, aman, dan kondusif dari awal hingga akhir. Ke depan, Polresta Bandung berencana mereplikasi Program Kampung Tangguh Narkoba ini ke desa-desa lain guna mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di seluruh wilayah Kabupaten Bandung,” pungkasnya. (Apih) 

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600