Garut/secondnewsupdate.co.id – Komitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus ditunjukkan Polsek Banjarwangi Polres Garut.
Hingga akhir penyerapan hasil panen jagung Kuartal II Tahun 2026, total jagung yang berhasil disalurkan ke Perum Bulog Kabupaten Garut mencapai 10,5 ton, menjadi bukti nyata sinergi Polri, pemerintah, dan petani dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.
Penyerapan tahap ketiga atau tahap terakhir dilaksanakan pada Jumat (10/7/2026).
Sebanyak 1.000 kilogram jagung hasil panen dari lahan BUMDes Jaya Mandiri di Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi, resmi diterima Bulog Kabupaten Garut untuk disimpan di Gudang Bulog Mandala 525, Jalan Jenderal Sudirman, Garut.
Kapolsek Banjarwangi, IPDA Ipar Suparlan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan hasil panen petani terserap dengan baik.
“Penyerapan hasil panen jagung ini merupakan sinergi Polri bersama pemerintah dan para petani dalam mendukung swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ipar.
Menurutnya, keberadaan Bulog sebagai mitra penyerapan hasil panen memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga mereka tidak lagi khawatir terhadap fluktuasi harga setelah masa panen tiba.
Dengan tambahan penyerapan 1 ton jagung pada tahap terakhir ini, total jagung yang berhasil diserap Bulog melalui pendampingan Polsek Banjarwangi selama Program Penyerapan Hasil Panen Jagung Kuartal II Tahun 2026 kini mencapai 10.500 kilogram atau 10,5 ton.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, BUMDes, Bulog, dan kelompok tani mampu memperkuat ekosistem pangan di daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
Ke depan, Polsek Banjarwangi berharap program pendampingan terhadap sektor pertanian dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak hasil panen petani yang terserap secara optimal, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan di Kabupaten Garut maupun secara nasional. (Agung)
