Jakarta//secondnewsupdate.co.id – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Al Washliyah (PP IPA) periode 2025–2029 resmi dilantik oleh Pengurus Besar Al Washliyah.
Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis bagi regenerasi pelajar Islam nasional, sekaligus ditandai dengan peluncuran Program Student Entrepreneur Ketahanan Pangan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan.
Pelantikan pengurus berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai tokoh nasional, pimpinan organisasi Al Washliyah tingkat pusat, serta lintas elemen kepemudaan dan pelajar.

Program yang diluncurkan PP IPA ini dinilai sebagai terobosan baru dalam mendorong kemandirian organisasi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional.
Ketua Umum PP IPA, Mhd Amril Harahap, menegaskan bahwa Ikatan Pelajar Al Washliyah siap bersinergi dan membersamai kerja Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia.
“Ikatan Pelajar Al Washliyah akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, khususnya dalam agenda ketahanan pangan, serta tetap fokus membina pelajar Islam di seluruh Indonesia,” ujar Amril dalam sambutannya.
Dalam momentum pelantikan tersebut, PP IPA secara resmi memperkenalkan Program Student Entrepreneur Ketahanan Pangan sebagai model ekonomi sirkular berbasis pelajar.
Program ini memanfaatkan limbah dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diolah menjadi pakan maggot.
Selanjutnya, maggot digunakan sebagai sumber pakan utama ternak ayam dan bebek yang akan menghasilkan daging serta telur berkualitas.
Hasil produksi peternakan tersebut nantinya akan disalurkan kembali ke dapur-dapur MBG, sementara sebagian telur dibagikan kepada masyarakat sekitar lokasi peternakan.
Skema ini diharapkan mampu berkontribusi dalam penurunan angka stunting dan gizi buruk, khususnya bagi ibu hamil dan anak-anak, sekaligus menciptakan ekosistem kewirausahaan pelajar yang berkelanjutan.
Pemerintah Dukung Keterlibatan Pelajar dalam Ketahanan Pangan
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menyambut positif gagasan PP IPA tersebut.
Ia menyatakan komitmennya untuk melibatkan Ikatan Pelajar Al Washliyah sebagai bagian dari Ormas Islam Al Washliyah dalam berbagai program ketahanan pangan nasional.
“Kami akan terus melibatkan Ikatan Pelajar Al Washliyah dalam program pemerintah, termasuk pengelolaan dapur MBG dan sektor pertanian, sebagai bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tegas Zulkifli Hasan.
Ketua Umum PB Al Washliyah KH Masyhuril Khamis turut menyampaikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan PP IPA. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis menuju kemandirian organisasi pelajar.
“Saya bangga dengan inovasi yang dihadirkan PP Ikatan Pelajar Al Washliyah. Semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan dikelola secara profesional untuk kemajuan organisasi,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

Pelantikan pengurus PP IPA merujuk pada Surat Keputusan PB Al Washliyah Nomor Kep-573/PB-AW/XXII/II/2026, dengan susunan sebagai berikut:
Ketua Umum:
Mhd Amril Harahap
Ketua:
Zaldi Hafis Umaiyyah
M. Fakhrurrozy Isnu
Satrio Rachmazan
Arif Rabani Zaldi
Mutiara Aulia
Sekretaris Jenderal:
Khoirunnisa
Sekretaris:
Ferry Dermawan
Ahmad Masykur Mauludi Tanjung
Adelia Meyrani
Annisa Ulfadhilah
Fikri Ahmadi
Bendahara Umum:
Mhd Ilham Harahap
Bendahara:
Putri Nabila Utami
Anggota:
Dtm. Asril Marzuki, Mhd Fauzani Fikri Ihsan Nasution, Poso Harahap, Khairani Intan Zuhra, Della Regina Putri, Iffa A’izzah Az Zahra, Rezky Ramadhani, M. Ihsan Fachreza N, Insanul Haunan, Alfi Zahra Khairani, Athiro Khoiro, Firda Amaliah, Muhammad Firza Al Fahrezi, Asyraf Syafiq Kurniawan, dan Siti Zubaedah Harahap.
Tokoh Nasional Hadiri Pelantikan
Kegiatan pelantikan turut dihadiri Staf Khusus Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Randy Bagasyuda, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Dedy Irawan, jajaran pimpinan organisasi bagian Al Washliyah tingkat pusat, poros pelajar, serta para Ketua Umum PP IPA dari masa ke masa. (Rizky/Megy)
















