Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EkonomiGaya hidupRagam Daerah

PPAT Didorong Jadi Motor Peningkatan PAD, Bupati Tangerang Tekankan Profesionalisme dan Integritas

519
×

PPAT Didorong Jadi Motor Peningkatan PAD, Bupati Tangerang Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Sebarkan artikel ini
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (kanan) mendampingi Gubernur Banten Andra Soni (kiri) menegaskan pentingnya peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam mendukung pembangunan daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Banten, Tangerang l secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam mendukung pembangunan daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Harapan tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang digelar di Hotel Harris Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Senin (24/8/2026).

Example 300x600

Kegiatan berskala nasional yang dibuka langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni itu dihadiri sekitar 1.350 PPAT dari berbagai daerah di Indonesia. Forum tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan PPAT dalam menciptakan tata kelola pertanahan yang tertib, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dalam sambutannya, Maesyal menekankan bahwa PPAT memiliki posisi penting dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. 

Selain itu, profesi tersebut juga berperan dalam mendukung penerimaan daerah melalui sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Kami berharap para PPAT dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang nantinya akan digunakan untuk mempercepat pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

Menurutnya, profesionalisme dan integritas harus menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas.

Ia mengingatkan agar setiap PPAT bekerja sesuai aturan yang berlaku serta mengedepankan kejujuran dalam setiap proses pelayanan kepada masyarakat.

“PPAT harus mampu memberikan kepastian hukum atas hak-hak masyarakat secara profesional, jujur, dan berintegritas. 

Jangan sampai terjadi persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik pertanahan dan keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menilai PPAT merupakan mitra strategis pemerintah dalam menciptakan ketertiban administrasi pertanahan sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.

Menurut Andra, keberadaan PPAT tidak hanya berkaitan dengan aspek legalitas kepemilikan tanah, tetapi juga memiliki kontribusi langsung terhadap peningkatan penerimaan daerah, khususnya melalui BPHTB yang menjadi salah satu sumber PAD bagi pemerintah kabupaten dan kota.

“PPAT adalah profesi yang sangat penting dalam kehidupan bernegara dan pemerintahan. Mereka menjadi mitra pemerintah daerah dalam menciptakan kepastian hukum serta memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah dari sektor BPHTB,” ungkap Andra Soni.

Lebih lanjut, ia mendorong seluruh PPAT untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan profesional di tengah perkembangan teknologi dan perubahan regulasi yang semakin dinamis. 

Menurutnya, peningkatan kapasitas menjadi kunci agar para PPAT mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman dan memberikan pelayanan yang lebih cepat serta akurat.

“Rakernas dan program upgrading seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas profesi agar mampu mengikuti perkembangan regulasi, teknologi, dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Rakernas II IPPAT, Ellies Daini, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para PPAT dari seluruh Indonesia untuk mempererat silaturahmi sekaligus merumuskan berbagai gagasan strategis bagi kemajuan organisasi dan profesi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat maupun daerah yang selama ini terus membangun sinergi dan memberikan dukungan kepada IPPAT dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga Rakernas II ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga melahirkan berbagai ide, inovasi, dan langkah konkret yang dapat memberikan manfaat bagi kemajuan profesi PPAT serta pembangunan nasional,” pungkasnya. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600