HukumKriminalRagam Daerah

Program Tasik Pintar Dinilai Kurang Sentuh Siswa Kurang Mampu, Sekolah Minta Pemkot Lebih Peduli

135
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramdan memberikan peralatan sekolah kepada perwakilan 6 SMP di Tasikmalaya, Rabu(26/11/2025). (Foto: Krist)

SNU//Tasikmalaya — Program Tasik Pintar yang digagas Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali mendapat sorotan. Sejumlah pihak menilai program tersebut belum sepenuhnya menyentuh siswa kurang mampu di berbagai sekolah, termasuk di SMP Negeri 12 Tasikmalaya.

Kepala SMPN 12 Tasikmalaya, Drs. Ade Nuryadin, mengatakan bahwa pihak sekolah tetap menerima program tersebut, meski kuota bantuan yang diberikan sangat terbatas.

“Secara substansi kami menerima program ini, tetapi kuotanya sangat kurang karena keterbatasan anggaran,” kata Ade Nuryadin, Rabu (26/11/2026).

Menurutnya, pemerintah belum sepenuhnya siap untuk menjangkau siswa dari keluarga tidak mampu, baik di sekolahnya maupun di sekolah lain di Kota Tasikmalaya. 

Banyak siswa yang seharusnya layak menerima bantuan, tetapi tidak terdata dalam sistem bantuan nasional seperti Program Indonesia Pintar (PIP).

“Masih banyak anak yang secara sistem belum ter-cover, terutama yang orang tuanya tinggal kontrak atau belum memiliki data kependudukan yang stabil. Akibatnya, PIP mereka tidak masuk,” ujarnya.

Ade menyebut, solusi jangka pendeknya adalah Pemkot Tasikmalaya harus lebih peduli terhadap siswa yang benar-benar membutuhkan, apalagi program ini dikaitkan dengan Tasik Pintar.

“Kami bingung karena kuota yang diberikan hanya untuk lima orang. Padahal kami melihat banyak siswa yang perlu ditolong. Semua harus satu level dalam hal kepedulian,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa program Tasik Pintar seharusnya benar-benar menyasar warga yang kurang mampu, agar tepat guna dan tepat sasaran.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramdan menyampaikan bahwa pemerintah terus merealisasikan program Tasik Pintar, khususnya melalui pembagian peralatan sekolah kepada para siswa.

Pembagian bantuan tersebut dihadiri oleh kepala sekolah dari SMPN 11, 12, 14, 15, 20, dan 21. Selain itu, sebanyak 30 siswa penghafal Al-Qur’an (tahfiz) dari enam sekolah di empat kecamatan juga menerima bantuan alat sekolah melalui program tersebut.

“Total ada 105 sekolah di Kota Tasikmalaya yang sudah menerima program Tasik Pintar,” ujar Viman.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan semangat belajar siswa.

“Semoga program Tasik Pintar menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk lebih giat belajar serta menghafal Al-Qur’an. Syaratnya minimal satu juz,” pungkasnya. (Krist)

Exit mobile version