BeritaInformatikaPendidikanRagam Daerah

Progres Revitalisasi TK PGRI Balewangi Garut Tembus 90 Persen, Rehabilitasi Kelas dan Toilet Segera Rampung

114
Sekretaris P2SP TK PGRI Balewangi, Aprilia Sartika Dewi (kiri) dan Kepala TK PGRI Balewangi Alit Sri Nurhayati, (kanan), usai dikonfirmasi terkait progres revitalisasi sekolah yang telah mencapai 90 persen, Jumat (23/10/2026).

Garut, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan anak usia dini di Kabupaten Garut. 

Pembangunan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di TK PGRI Balewangi, Kecamatan Cisurupan, kini memasuki tahap akhir dengan progres mencapai sekitar 90 persen.

Sekolah yang berlokasi di Kampung Kudang, Desa Balewangi, tersebut tengah menjalani rehabilitasi satu ruang kelas dan pembangunan toilet.

Perbaikan fasilitas ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi anak-anak.

Sekretaris Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) TK PGRI Balewangi, Aprilia Sartika Dewi, mengungkapkan bahwa pekerjaan pembangunan dimulai pada 1 September 2026 dan terus berjalan hingga mencapai progres sekitar 90 persen.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai Aprilia yang juga berprofesi sebagai guru tersebut mengaku bersyukur karena sekolahnya mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. pada Jumat (23/10/2026).

“Alhamdulillah, progres pembangunan sudah mencapai sekitar 90 persen. Kami bersyukur mendapatkan bantuan program revitalisasi dari pemerintah pusat karena sangat membantu meningkatkan sarana dan prasarana sekolah,” ungkap Aprilia.

Menurutnya, program revitalisasi tersebut menjadi langkah penting untuk mendukung peningkatan kualitas lingkungan pendidikan, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan ruang belajar aman dan nyaman dalam menunjang tumbuh kembang mereka.

Pelaksanaan pembangunan juga melibatkan tenaga kerja dari masyarakat setempat. 

Selain mendukung kelancaran pekerjaan, keterlibatan warga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar sekolah.

Saat ini, TK PGRI Balewangi memiliki 27 siswa yang terbagi dalam dua rombongan belajar (rombel). 

Dengan adanya rehabilitasi ruang kelas serta pembangunan toilet, pihak sekolah berharap aktivitas belajar mengajar nantinya dapat berlangsung lebih nyaman dengan dukungan fasilitas yang semakin memadai.

Di balik progres pembangunan yang hampir rampung, sekolah tersebut masih menghadapi persoalan mendasar terkait kepemilikan lahan. 

Aprilia menjelaskan bahwa TK PGRI Balewangi hingga kini masih menumpang di atas tanah milik desa dan belum mempunyai lahan sendiri.

Sebelum memperoleh bantuan revitalisasi pada 2026, pihak sekolah telah mengajukan usulan melalui proposal yang disampaikan pada tahun sebelumnya. 

Upaya tersebut akhirnya berbuah bantuan yang diharapkan dapat menunjang keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di wilayah Balewangi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kemendikdasmen, atas bantuan revitalisasi ini. Semoga TK PGRI Balewangi menjadi lebih baik dan anak-anak semakin nyaman saat belajar,” pungkasnya.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 90 persen, revitalisasi TK PGRI Balewangi menjadi harapan baru bagi sekolah, para guru, orang tua, serta masyarakat setempat dalam mendukung tersedianya sarana pendidikan anak usia dini yang lebih baik. (Asan)

Exit mobile version