BeritaLingkungan HidupPeristiwaRagam Daerah

Pulihkan Hutan Gundul, Bupati Bandung Siapkan 5,2 Juta Bibit: “Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Menanam Kesadaran”

77
Bupati Bandung Dadang Supriatna melangkah dengan menyiapkan 5,2 juta bibit untuk menghidupkan kembali hutan-hutan yang meranggas di wilayah Kabupaten Bandung dengan menggunakan pesawat dalam penebaran bibitnya karena daerah yang terjal

SNU//Kabupaten Bandung —

Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya memulihkan kawasan hutan yang gundul dan rusak. 

Tidak sekadar kehilangan pepohonan, hutan yang gundul dianggap telah kehilangan “suara kehidupan”. 

Dari kegelisahan itulah Bupati Bandung Dadang Supriatna melangkah dengan menyiapkan 5,2 juta bibit untuk menghidupkan kembali hutan-hutan yang meranggas di wilayah Kabupaten Bandung.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menegaskan, hutan merupakan penyangga utama kehidupan, tempat air bermula, tanah bertahan, dan manusia bergantung. Kerusakan hutan berarti ancaman nyata terhadap bencana banjir dan longsor.

“Upaya penghijauan ini bukan sekadar program, tetapi bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan alam dan keselamatan masyarakat,” ujar Kang DS, Jumat (26/12/2025).

Yang membuat gerakan ini bernilai lebih, jutaan bibit tersebut berasal dari partisipasi para pelajar tingkat SD hingga SMP. Dari ruang-ruang kelas, tumbuh kesadaran bahwa menjaga alam adalah tugas bersama. 

“Di tangan anak-anak itu, benih kecil disemai dengan harapan besar, bahwa masa depan harus diwariskan lebih hijau,” ucapnya.

Mengingat banyak kawasan hutan berada di medan terjal dan sulit dijangkau, penyebaran bibit akan dilakukan melalui jalur udara menggunakan pesawat. 

Metode ini dipilih agar area yang sulit ditembus tetap mendapat kesempatan pemulihan.

“Dari langit, benih harapan akan jatuh ke bumi, menunggu waktu untuk tumbuh,” jelasnya.

Kang DS menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya tentang menanam pohon.

“Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam kesadaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, hutan yang dijaga hari ini adalah penyangga kehidupan esok hari. 

Jika alam dirawat dengan sungguh-sungguh, maka alam akan menjaga manusia dan generasi mendatang.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa pelestarian hutan bukan sekadar wacana, tetapi perjalanan panjang yang dimulai dari kepedulian, dijaga dengan konsistensi, dan diwariskan sebagai amanah kehidupan. 

Dari udara harapan ditebar, demi hutan yang kembali hijau dan masa depan yang lebih lestari.(Apih)

Exit mobile version