Olah RagaPendidikanRagam Daerah

Rakerda Tahun 2026, KORMI Cimahi Gaspol! 32 INORGA Bergerak, Bidik 300 Peserta FORMAS dan Perluas Gerakan Cimahi Sehat-Bugar

611
Foto Kiri : Ketua KORMI Kota Cimahi H Enang Sahri Lukmansyah, Foto Kanan: Wakil Ketua III DPRD Kota Cimahi dari Partai Demokrat H Edi Kanedi, sangat mengapresiasi Rapat Kerja Daerah 2026: KORMI Kota Cimahi

Cimahi, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Cimahi mulai memanaskan mesin organisasinya. 

Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026, KORMI mematangkan sejumlah agenda strategis untuk memperluas gerakan olahraga masyarakat, memperkuat organisasi, sekaligus meningkatkan kebugaran warga Kota Cimahi hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Rakerda yang digelar di Kampung Buyut Cipageran (Kabuci), Jalan Kolonel Masturi Nomor 3, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program sekaligus merumuskan arah kebijakan dan kegiatan KORMI pada 2027. Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Dani Bastiani. 

Hadir pula Ketua KORMI Provinsi Jawa Barat Denda Alamsyah yang diwakili H. Rahman, Ketua KORMI Kota Cimahi H Enang Sahri Lukmansyah, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko yang diwakili Wakil Ketua I H. Nabsun, Wakil Ketua III H. Edi Kanedi, serta Ketua Komisi III Mochamad Nopif.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Nana Suyatna, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Mulyati, unsur pemerintah daerah, jajaran pengurus KORMI Kota Cimahi, serta para pengurus dan pegiat Induk Organisasi Olahraga (INORGA).

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastiani, yang hadir mewakili Wali Kota Cimahi.

KORMI Harus Jadi Motor Penggerak Budaya Hidup Sehat

Dalam sambutan Wali Kota Cimahi yang dibacakannya, Dani Bastiani menyampaikan apresiasi kepada Ketua KORMI Kota Cimahi H. Enang Sahri Lukmansyah beserta seluruh jajaran pengurus dan panitia yang telah menyelenggarakan Rakerda 2026.

Menurutnya, olahraga rekreasi dan olahraga masyarakat mempunyai peranan strategis dalam membangun kebersamaan, meningkatkan kesehatan, sekaligus melestarikan olahraga tradisional dan seni budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.

Karena itu, keberadaan KORMI dinilai memiliki posisi penting sebagai motor penggerak pembudayaan olahraga dan gaya hidup sehat di Kota Cimahi.

Ia menitipkan sejumlah hal penting agar menjadi perhatian bersama dalam pembahasan Rakerda.

Pertama, Rakerda diharapkan menghasilkan keputusan dan produk kerja yang konkret, terukur, serta dapat dilaksanakan dengan baik oleh seluruh jajaran organisasi.

Kedua, memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, gerakan olahraga masyarakat tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak.

KORMI perlu terus membangun kolaborasi dengan Disbudparpora dalam pengembangan kepemudaan dan olahraga, Dinas Kesehatan dalam kampanye hidup sehat, serta Dinas Pendidikan untuk memperkenalkan olahraga rekreasi dan olahraga tradisional sejak dini kepada anak-anak sekolah.

Ketiga, mendorong kegiatan olahraga masyarakat agar semakin dekat dengan warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan tidak hanya terpusat pada kelompok tertentu.

Dani juga menyinggung besarnya potensi kegiatan KORMI Kota Cimahi. 

Salah satu kegiatan sebelumnya bahkan mampu melibatkan sekitar 6.000 masyarakat. Hal tersebut menjadi gambaran bahwa olahraga rekreasi memiliki daya tarik dan peluang besar untuk terus dikembangkan.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cimahi bersama DPRD pada prinsipnya memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan warga.

KORMI Jabar Sebut Cimahi sebagai Daerah Superaktif

Sementara itu, perwakilan Ketua KORMI Provinsi Jawa Barat Denda Alamsyah, yang berhalangan hadir, diwakili oleh H. Rahman, menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan organisasi KORMI Kota Cimahi.

Ia menilai Cimahi termasuk salah satu daerah yang sangat aktif dalam menggerakkan olahraga masyarakat. Bahkan, hampir setiap bulan terdapat kegiatan yang melibatkan para pegiat olahraga dari berbagai INORGA.

Rahman mengaku bangga karena kegiatan KORMI di Kota Cimahi mendapatkan dukungan dari unsur pemerintah daerah dan berbagai pihak.

Menurutnya, para penggerak olahraga masyarakat yang hadir dalam Rakerda merupakan pekerja sosial yang memiliki kontribusi besar. 

Mereka meluangkan waktu, tenaga, dan pemikiran untuk mengajak masyarakat hidup sehat, bugar, dan gembira.

Ia mengingatkan bahwa visi KORMI adalah mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, gembira, serta memiliki wawasan kebangsaan.

Dengan demikian, gerakan yang selama ini dilakukan KORMI Cimahi dinilai telah berada pada jalur yang sejalan dengan tujuan organisasi.

Rahman juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 32 INORGA di lingkungan KORMI Kota Cimahi, sedangkan di tingkat Provinsi Jawa Barat terdapat 88 INORGA.

Terkait pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORMASPROV) Jawa Barat, ia menyampaikan bahwa jadwal kegiatan yang semula direncanakan pada 28 November hingga 4 Desember 2026 mengalami penyesuaian.

Perubahan dilakukan dengan mempertimbangkan banyaknya pegiat olahraga yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa, yang pada periode tersebut harus mengikuti ujian.

Pelaksanaan akhirnya dijadwalkan ulang menjadi 11–17 Desember 2026.

“Panitia pertandingan tingkat provinsi saat ini tengah melakukan penyesuaian jadwal dan pembagian lokasi pertandingan. Informasi mengenai penempatan INORGA diharapkan dapat diketahui setelah koordinasi lebih lanjut dengan Dispora Provinsi Jawa Barat,” ujar Rahman.

Rahman juga menjelaskan adanya perubahan ketentuan keanggotaan INORGA berdasarkan anggaran dasar terbaru. 

Jika sebelumnya pengajuan INORGA di tingkat kabupaten/kota membutuhkan minimal lima sasana, sanggar, atau komunitas olahraga, kini persyaratan tersebut dipermudah menjadi minimal tiga.

Kebijakan itu diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi komunitas olahraga masyarakat untuk bergabung dan berkembang melalui KORMI.

Ia pun berharap Rakerda KORMI Cimahi menghasilkan keputusan terbaik dan semakin memperkuat kontribusi olahraga masyarakat di daerah.

DPRD Cimahi Buka Peluang Perjuangkan Tambahan Anggaran

Dukungan terhadap pengembangan KORMI juga disampaikan Wakil Ketua III DPRD Kota Cimahi, H. Edi Kanedi, yang hadir mewakili Ketua DPRD Wahyu Widyatmoko.

Dalam sambutannya, Edi menegaskan bahwa DPRD Kota Cimahi pada prinsipnya mendukung program dan kegiatan KORMI, terutama karena olahraga masyarakat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan warga lintas usia.

Ia mengakui, selama ini DPRD belum dapat memberikan dukungan secara maksimal karena harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan berbagai kebutuhan pembangunan lainnya.

Namun, setelah melihat langsung aktivitas dan perkembangan KORMI, pihaknya memahami bahwa cakupan kegiatan organisasi tersebut jauh lebih besar daripada yang selama ini dibayangkan.

Banyak INORGA bergabung di dalam KORMI dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa olahraga masyarakat memiliki ruang partisipasi yang luas.

Edi mengatakan, DPRD akan terus mengomunikasikan kebutuhan organisasi, termasuk persoalan dukungan anggaran, melalui pembahasan bersama pimpinan DPRD dan Badan Anggaran.

Ia juga mengakui bahwa KORMI telah mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan dengan dukungan dari sejumlah pihak, termasuk pihak swasta dan perusahaan, meskipun dukungan anggaran pemerintah masih memiliki keterbatasan.

Menanggapi pertanyaan mengenai kebutuhan anggaran KORMI ke depan, Edi menegaskan bahwa hal tersebut akan dibahas dengan mempertimbangkan kebutuhan riil organisasi, kemampuan keuangan daerah, serta skala program yang akan dilaksanakan.

Menurutnya, DPRD perlu melihat secara cermat kesesuaian antara kebutuhan dan kemampuan anggaran agar program olahraga masyarakat dapat terus berjalan.

Edi berharap Rakerda menghasilkan program yang lebih inovatif, bermanfaat, dan mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.

Ia menegaskan, DPRD akan terus membuka ruang komunikasi dan mendukung program KORMI sesuai kapasitas serta mekanisme penganggaran yang berlaku.

Enang Sahri: KORMI Bukan Sekadar Mengejar Prestasi, tetapi Menggerakkan Masyarakat

Sementara itu, Ketua KORMI Kota Cimahi H. Enang Sahri Lukmansyah dalam sambutannya menegaskan bahwa orientasi utama KORMI bukan semata-mata mengejar medali atau prestasi pertandingan, melainkan membudayakan olahraga dan memperbanyak masyarakat yang aktif melakukan kegiatan fisik.

Menurut Enang, KORMI memiliki mandat pembudayaan olahraga sebagaimana diatur dalam regulasi, termasuk Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pembudayaan Olahraga.

Karena itu, ukuran keberhasilan KORMI bukan hanya jumlah penghargaan yang diperoleh, melainkan seberapa luas masyarakat terlibat dalam aktivitas olahraga secara rutin.

Ia menyebutkan, saat ini KORMI Kota Cimahi memiliki 32 INORGA yang telah terverifikasi dan aktif. Selain itu, terdapat 16 INORGA yang masih menunggu proses pengesahan.

Enang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegiat dan pengurus INORGA yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia menyebut mereka sebagai para pejuang kebugaran yang bekerja dengan semangat sosial dan pengabdian.

Dalam kesempatan tersebut, Enang juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

Ia mengingatkan pengalaman ketika pandemi COVID-19, saat berbagai aktivitas olahraga, termasuk senam pernapasan, senam jantung sehat, dan kegiatan olahraga lainnya, memberikan manfaat dalam menjaga kebugaran masyarakat.

Menurutnya, pembiasaan aktivitas fisik, pengaturan pernapasan, serta latihan kebugaran perlu diperkenalkan sejak usia dini agar generasi muda memiliki fondasi kesehatan yang baik.

Karena itu, KORMI ingin memperluas kegiatan olahraga ke lingkungan sekolah dengan melibatkan para pelajar.

Enang berharap program Senam Cimahi Sehat, Cimahi Bugar dapat semakin dikenal dan menjadi aktivitas rutin di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Ia mengungkapkan, pada pekan sebelumnya Cimahi mewakili Jawa Barat dalam perlombaan senam tingkat nasional yang diikuti 36 provinsi. 

Dalam ajang tersebut, tim yang membawakan Senam Cimahi Sehat, Cimahi Bugar berhasil meraih juara ketiga.

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan olahraga masyarakat, bukan semata-mata untuk memburu prestasi.

Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Kota Cimahi sebelumnya berhasil meraih juara pertama dalam lomba Senam Cimahi Sehat, Cimahi Bugar.

Tahun 2027, KORMI Siapkan Gerakan Minggu Bergerak hingga Kelurahan

Tidak berhenti pada kegiatan yang sudah berjalan, Enang memaparkan sejumlah agenda pengembangan organisasi untuk tahun 2027.

Salah satu program yang akan menjadi perhatian adalah memperluas pendataan dan verifikasi sasana, sanggar, serta komunitas olahraga masyarakat yang belum masuk dalam pembinaan KORMI.

Untuk merealisasikan program tersebut, KORMI telah membentuk tim verifikasi beranggotakan sembilan orang yang telah mendapatkan pembekalan.

Tim tersebut akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan, termasuk mengidentifikasi berbagai kelompok olahraga yang selama ini tumbuh di lingkungan kelurahan tetapi belum tercatat dalam organisasi.

Selain itu, KORMI berencana menghidupkan kembali program Minggu Bergerak dengan menjangkau seluruh kelurahan di Kota Cimahi.

Melalui program ini, KORMI akan hadir di setiap kelurahan untuk mengajak masyarakat mengikuti kegiatan olahraga bersama.

Pelaksanaan kegiatan akan menyesuaikan ketersediaan fasilitas. 

Apabila tidak tersedia lapangan di suatu wilayah, lokasi kegiatan dapat dipindahkan ke tempat lain yang masih berada di lingkungan kelurahan tersebut.

Enang menargetkan program pendataan dan pengembangan kegiatan tersebut mulai dilaksanakan pada 2027, dengan proses verifikasi direncanakan berlangsung Januari hingga Juni.

Ia berharap gerakan olahraga masyarakat tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi benar-benar hadir di tengah lingkungan warga.

Target 300 Peserta FORMAS, KORMI Siapkan Strategi Perluasan Kontingen

Agenda penting lainnya adalah keikutsertaan KORMI Kota Cimahi dalam Pekan Olahraga Masyarakat (PORMAS) Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 11–17 Desember 2026.

Enang menjelaskan, alokasi anggaran yang tersedia dari dinas hanya mencakup pembiayaan untuk 90 orang peserta.

Namun, ia tidak ingin keterbatasan tersebut menjadi penghalang bagi semangat para pegiat olahraga.

Dengan berbagai upaya dan dukungan pihak lain, Enang optimistis KORMI Kota Cimahi dapat memberangkatkan hingga 300 orang untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ia mengaku telah menyiapkan strategi agar lebih banyak pegiat olahraga memperoleh kesempatan berpartisipasi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada alokasi anggaran pemerintah.

Enang menegaskan, selama ini para pegiat KORMI telah menunjukkan kemandirian dan kecintaan luar biasa terhadap olahraga.

Ia mencontohkan pengalaman saat mengikuti kegiatan olahraga nasional, ketika sebagian peserta bahkan mampu membiayai sendiri kebutuhan perjalanan dan penginapan.

Semangat gotong royong tersebut menjadi salah satu kekuatan KORMI dalam mempertahankan berbagai program meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Enang juga berharap dukungan anggaran dapat terus diperjuangkan melalui komunikasi dengan pemerintah daerah dan DPRD.

Dalam pemaparannya, ia menyebut angka sekitar Rp3,6 miliar sebagai catatan kebutuhan atau angka anggaran yang perlu diklarifikasi dalam pembahasan lebih lanjut. 

Menurutnya, pelaksanaan program tetap harus disesuaikan dengan besaran dukungan yang benar-benar tersedia.

Selain agenda PORMAS Jawa Barat, KORMI Cimahi juga mulai mempersiapkan peluang mengikuti ajang olahraga masyarakat tingkat nasional pada 2027 yang direncanakan berlangsung di Palu.

Enang berharap para pegiat olahraga Cimahi dapat kembali berpartisipasi dan membawa pengalaman serta capaian positif bagi daerah.

Panitia: Rakerda Diikuti Sekitar 120 Peserta

Ketua Panitia Rakerda KORMI Kota Cimahi, Kalpen Sahiungdaleng, dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakerda merupakan salah satu agenda organisasi untuk mempersiapkan dan menyusun program kerja tahun 2027.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 orang yang terdiri dari unsur INORGA, pengurus, dan panitia.

Rinciannya, terdapat 32 INORGA yang terdiri atas 16 INORGA olahraga kesehatan dan kebugaran, 13 INORGA olahraga tradisional kreasi budaya, serta tiga INORGA olahraga petualangan dan tantangan.

Masing-masing INORGA mengirimkan dua orang peserta. Sementara itu, panitia pelaksana berjumlah 10 orang dan jajaran pengurus KORMI sebanyak 15 orang.

Kalpen berharap melalui Rakerda tersebut seluruh peserta dapat memberikan masukan, gagasan, dan pemikiran konstruktif untuk memperkuat program organisasi.

Ia menegaskan, KORMI Kota Cimahi berkomitmen menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat.

Menuju Cimahi Sehat, Cimahi Bugar, Cimahi Mantap dan Semakin Happy

Rakerda KORMI Kota Cimahi Tahun 2026 bukan sekadar agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan olahraga masyarakat semakin berkembang, terorganisasi, dan menjangkau seluruh lapisan warga.

Dengan dukungan pemerintah daerah, DPRD, dinas terkait, serta semangat para pegiat 32 INORGA, KORMI Kota Cimahi berharap mampu memperluas gerakan olahraga hingga ke tingkat kelurahan dan sekolah.

Tantangan anggaran, penguatan organisasi, serta perluasan partisipasi masyarakat menjadi sejumlah pekerjaan penting yang akan dihadapi dalam pelaksanaan program ke depan.

Ketua KORMI Kota Cimahi H. Enang Sahri Lukmansyah menegaskan bahwa semangat organisasi harus terus dijaga agar olahraga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Harapan besar tersebut dirangkum dalam cita-cita bersama mewujudkan Cimahi Sehat, Cimahi Bugar, Cimahi Mantap, dan Semakin Happy. (Bagdja)

Exit mobile version