Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPendidikanRagam Daerah

Revitalisasi Sekolah Berjalan, Siswa SDN Argalingga III Rela Belajar di Masjid dan Mushola

116
×

Revitalisasi Sekolah Berjalan, Siswa SDN Argalingga III Rela Belajar di Masjid dan Mushola

Sebarkan artikel ini
Kondisi bangunan SDN Argalingga III yang sedang di renovasi dari anggaran revitalisasi satuan pendidikan dari Kementrian Dikdasmen.

Majalengka, Jabar | secondnewsupdate.co.id — Semangat belajar puluhan siswa SDN Argalingga III, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, tak surut meski untuk sementara mereka harus meninggalkan ruang kelas dan mengikuti kegiatan pembelajaran di masjid serta mushola di sekitar lingkungan sekolah.

Pagi itu, suasana berbeda tampak di halaman Masjid Desa Argalingga. Di atas teras masjid, siswa-siswi duduk berbaris sambil membuka buku pelajaran. 

Example 300x600

Tanpa meja dan kursi seperti di ruang kelas pada umumnya, mereka tetap mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian di bawah pendampingan para guru.

Kondisi tersebut terjadi karena sebagian besar bangunan SDN Argalingga III tengah menjalani renovasi melalui program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majalengka.

Kendati harus belajar di tempat sementara, keceriaan para siswa tetap terlihat. Mereka menyimak penjelasan guru dengan tekun dan sesekali berinteraksi dalam proses pembelajaran.

Bagi para siswa, masjid dan mushola yang digunakan sebagai tempat belajar bukanlah penghalang untuk mengejar cita-cita. 

Sejumlah siswa SDN Argalingga III, terlihat bahagia saat mengikuti pembelajaran di halaman mesjid desa Argalingga, karena sekolah mereka sedang di renovasi untuk beberapa waktu.

Justru dari kondisi sederhana tersebut, terlihat bagaimana semangat pendidikan tetap berjalan di tengah proses pembangunan sarana sekolah.

Para guru pun dituntut beradaptasi dengan kondisi yang ada. 

Strategi pembelajaran disesuaikan agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung efektif dan materi pendidikan tetap tersampaikan kepada para siswa.

Dukungan juga datang dari masyarakat sekitar. Pengurus masjid dan warga memberikan ruang bagi para siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar selama proses revitalisasi sekolah berlangsung.

Di sisi lain, aktivitas pembangunan terus berjalan di lingkungan SDN Argalingga III. 

Suara pekerja dan peralatan konstruksi menjadi bagian dari keseharian sekolah selama beberapa pekan terakhir.

Lima ruangan di sekolah tersebut menjadi bagian dari bangunan yang direvitalisasi, terdiri atas empat ruang kelas dan satu ruang administrasi.

Kepala SDN Argalingga III, H. Madsoleh Alif Handy, mengungkapkan apresiasinya kepada masyarakat yang telah memberikan tempat bagi para siswa untuk tetap belajar.

“Ini pengorbanan kecil yang kami lakukan demi sekolah yang lebih layak bagi anak-anak. Kami berharap proses pembangunan revitalisasi ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga tak lama lagi anak-anak dapat kembali menempati ruang kelas yang baru, bersih, dan membanggakan,” ujarnya.

Menurut H. Madsoleh, pemindahan sementara kegiatan pembelajaran dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan siswa selama proses renovasi berlangsung.

“Bangunan yang terkena renovasi semuanya lima ruang, empat ruang kelas dan satu ruang administrasi. Oleh karena itu, untuk keamanan anak-anak, pembelajarannya sementara kami pindahkan dulu ke masjid dan mushola terdekat sambil menunggu renovasi bangunan selesai,” katanya.

Madsoleh yang juga menjabat sebagai K3S Kecamatan Argapura tersebut berharap proses revitalisasi dapat berjalan sesuai rencana sehingga siswa dan guru segera kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah.

Revitalisasi itu diharapkan tidak sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman dan mendukung proses belajar siswa.

Untuk sementara, teras masjid dan ruang mushola menjadi saksi perjuangan anak-anak SDN Argalingga III dalam menuntut ilmu.

Gedung sekolah memang tengah mereka tinggalkan. Namun, semangat belajar dan cita-cita mereka tidak ikut berpindah.

Di tengah kesederhanaan tempat belajar sementara, langkah mereka tetap mengarah pada masa depan—menanti hari ketika pintu ruang kelas baru kembali terbuka dan mereka dapat belajar dengan suasana yang lebih aman, nyaman, dan membanggakan. (Ast)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600