BeritaPeristiwaRagam Daerah

Rumah Panggung di Cigedug Garut Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

107
Sebuah rumah panggung milik warga di Kampung Babakan, RT 002 RW 006, Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, dilalap si jago merah sekitar pukul 19.00 WIB. pada Minggu malam (25/1/2026).

Kabupaten Garut// secondnewsupdate.co.id – Sebuah rumah panggung milik warga di Kampung Babakan, RT 002 RW 006, Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, dilalap si jago merah sekitar pukul 19.00 WIB. pada Minggu malam (25/1/2026).

Mendapat laporan dari masyarakat, anggota piket Polsek Bayongbong segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan lokasi, serta pengumpulan bahan keterangan.

Berdasarkan keterangan di lapangan, kebakaran bermula saat pemilik rumah berada di dalam rumah dan mendengar suara letupan dari lantai dua. Tak lama kemudian, api membesar dan membakar bagian atas rumah panggung yang sebagian besar terbuat dari kayu.

Korban kemudian menyelamatkan diri ke luar rumah dan meminta bantuan warga sekitar. Warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian dengan bantuan warga serta petugas pemadam kebakaran dari Cikajang, yang dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Akibat kejadian tersebut, rumah panggung berukuran 8 x 5 meter mengalami kerusakan berat.

Lantai atas beserta isinya terbakar sekitar 90 persen, sementara lantai bawah yang terbuat dari tembok masih tersisa.

Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi di lantai atas rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pemilik rumah diketahui bernama Uju (70), seorang buruh harian lepas. Kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp50 juta.

Kapolsek Bayongbong AKP Gopar S. Mulya, S.H., mengatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, termasuk pengecekan TKP dan pengumpulan bahan keterangan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama pada bangunan berbahan kayu, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya. (Agung)

Exit mobile version