Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PendidikanRagam Daerah

Sekolah Gratis Tanpa Pungutan, SMK Bhakti Insan Cendekia Garut Siapkan Usulan Revitalisasi Delapan Ruang Kelas Baru

114
×

Sekolah Gratis Tanpa Pungutan, SMK Bhakti Insan Cendekia Garut Siapkan Usulan Revitalisasi Delapan Ruang Kelas Baru

Sebarkan artikel ini
Operator SMK Bhakti Insan Cendekia, Eka Herdiana, saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2026).

Garut/secondnewsupdate.co.id – SMK Bhakti Insan Cendekia yang beralamat di Jalan Kawah Papandayan Km 1,5, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, terus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan menengah kejuruan melalui program sekolah gratis tanpa pungutan biaya.

Hal tersebut disampaikan Operator SMK Bhakti Insan Cendekia, Eka Herdiana, saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2026).

Example 300x600

Eka mengatakan, pada penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027, sekolah membuka satu rombongan belajar dengan jumlah 33 siswa. 

Sesuai ketentuan, kapasitas maksimal satu rombongan belajar di SMK mencapai 36 siswa sehingga sekolah masih membuka kesempatan bagi calon peserta didik yang ingin mendaftar.

“Alhamdulillah, sekolah di sini gratis, tidak ada pungutan apa pun. Siapa saja yang ingin melanjutkan sekolah silakan ke sini. Kami juga ingin membantu anak-anak di wilayah sekitar yang sempat putus sekolah agar bisa kembali bersekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbeda dengan sekolah negeri yang memiliki batas waktu penerimaan, sekolah swasta masih dapat menerima peserta didik baru selama kuota tersedia.

Selain fokus pada pelayanan pendidikan, SMK Bhakti Insan Cendekia juga tengah mempersiapkan pengajuan program revitalisasi sarana dan prasarana kepada pemerintah.

Saat ini pihak sekolah sedang melengkapi berbagai persyaratan administrasi yang ditargetkan rampung pada Juli hingga Agustus 2026.

Menurut Eka, lahan untuk pembangunan sudah tersedia, sementara kegiatan belajar mengajar saat ini masih memanfaatkan bangunan yang disewa. 

Dalam pengajuan revitalisasi tersebut, sekolah mengusulkan pembangunan delapan Ruang Kelas Baru (RKB), termasuk  Ruang Praktek Siswa (RPS)serta fasilitas toilet.

“Persyaratan yang sedang kami lengkapi di antaranya dokumen kepemilikan tanah, izin operasional sekolah, dan pemutakhiran data sebagai syarat pengajuan program revitalisasi,” jelasnya.

Ia berharap usulan revitalisasi tersebut dapat disetujui sehingga proses belajar mengajar ke depan dapat berlangsung dengan fasilitas yang lebih representatif dan mampu menunjang peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Cisurupan dan sekitarnya. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600