Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PendidikanRagam Daerah

Serap 19 Tenaga Kerja Lokal! Revitalisasi SDN Cisero 2 Garut Capai 70 Persen, Warga Desa Ikut Rasakan Manfaatnya

120
×

Serap 19 Tenaga Kerja Lokal! Revitalisasi SDN Cisero 2 Garut Capai 70 Persen, Warga Desa Ikut Rasakan Manfaatnya

Sebarkan artikel ini
SDN Cisero 2 Kecamatan Cisurupan saat pelaksanaan program revitalisasi pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sekolah.

Garut, Jabar l secondnewsupdate.co.id – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN Cisero 2, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, membawa manfaat ganda bagi masyarakat. 

Selain meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, program tersebut juga membuka peluang ekonomi dengan menyerap 19 tenaga kerja lokal dari lingkungan Desa Cisero.

Example 300x600

Berlokasi di Jalan Sukahaji, Kampung Caringin, Desa Cisero, pembangunan dan rehabilitasi sejumlah fasilitas sekolah kini terus dikebut. 

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih layak, nyaman, dan representatif bagi peserta didik.

Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Cisero 2, Rizal Citraloka, menjelaskan bahwa revitalisasi tersebut mencakup empat pekerjaan utama, yakni pembangunan dua ruang kelas baru, rehabilitasi satu ruang kelas, pembangunan satu paket toilet, serta penataan lingkungan sekolah. Pada Selasa (3/11/2026).

“Untuk SDN Cisero 2, ada pembangunan dua ruang kelas baru, rehabilitasi satu ruang kelas, pembangunan toilet satu paket, serta penataan lingkungan sekolah,” jelas Rizal.

Ia menyampaikan, pelaksanaan pekerjaan telah dimulai sejak akhir Agustus hingga awal September 2026. Hingga Selasa (3/11/2026), progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai sekitar 70 persen.

Libatkan 19 Pekerja, Seluruhnya Warga Desa Cisero

Menariknya, program revitalisasi ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan. 

Aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian dalam pelaksanaannya.

Rizal menegaskan, P2SP memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan. 

Bahkan, seluruh tenaga kerja yang direkrut merupakan warga Desa Cisero.

“Alhamdulillah, tenaga kerja yang dilibatkan 100 persen merupakan warga masyarakat Desa Cisero, dengan jumlah pekerja sebanyak 19 orang,” ungkapnya.

Keterlibatan tenaga kerja lokal tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap fasilitas pendidikan di lingkungan mereka.

Material Bekas Tetap Dicatat, Tidak Diperjualbelikan

Di sisi lain, pengelolaan material sisa hasil rehabilitasi juga menjadi perhatian serius P2SP SDN Cisero 2. Material berupa genteng dan kayu bekas hasil pembongkaran tidak diperjualbelikan, melainkan disimpan serta didata sesuai arahan Dinas Pendidikan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan material yang berkaitan dengan aset daerah, sehingga pemanfaatannya tetap mengikuti ketentuan dan regulasi yang berlaku.

“Material sisa seperti genteng dan kayu masih kami simpan dan dicatat. Tidak dijual, karena nantinya menjadi bagian dari aset daerah dan harus mengikuti ketentuan yang berlaku,” tegas Rizal.

Apresiasi Pemerintah, Harapkan Pendidikan Semakin Berkualitas

Pada kesempatan tersebut, Rizal juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah atas perhatian dan dukungan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam penyediaan fasilitas belajar yang lebih memadai bagi sekolah dasar.

“Selaku Ketua P2SP dan mewakili masyarakat sekitar, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta dinas terkait, yang telah memberikan bantuan program revitalisasi untuk SDN Cisero 2,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh fasilitas yang dibangun dan direhabilitasi dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam menunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar serta menciptakan suasana sekolah yang lebih nyaman bagi peserta didik.

“Harapan kami, dengan adanya program revitalisasi ini, fasilitas sekolah semakin baik dan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat dalam menyekolahkan anak-anaknya, terutama pada jenjang pendidikan dasar,” pungkas Rizal.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 70 persen dan melibatkan 19 tenaga kerja lokal, revitalisasi SDN Cisero 2 diharapkan menjadi bukti bahwa pembangunan sektor pendidikan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bukan sekadar membangun ruang kelas dan fasilitas sekolah, program ini juga menghadirkan manfaat nyata bagi warga sekitar sekaligus menjadi investasi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan generasi mendatang. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600