Jawa Barat, Kab Bandung l secondnewsupdate.co.id – Gerbong mutasi dan rotasi kembali bergulir di lingkungan Polresta Bandung.
Sebanyak sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran resmi berganti posisi dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Jumat (4/9/2026).
Upacara Sertijab berlangsung di Lapangan Apel Mako Polresta Bandung mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.
Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakapolresta Bandung, jajaran PJU, para perwira, Kapolsek jajaran, bintara hingga ASN Polresta Bandung.
Pergantian jabatan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis di tubuh Polresta Bandung. Di antaranya Kabag Ren, Kabag SDM, Kasat Reskrim, serta sejumlah Kapolsek, yakni Kapolsek Rancaekek, Cimenyan, Cileunyi, Majalaya, Margahayu, Pameungpeuk, Paseh dan Kertasari.
Kapolresta Bandung Aldi menegaskan, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Selain sebagai proses pembinaan karier personel, pergantian jabatan juga menjadi momentum penyegaran organisasi untuk mendorong peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Aldi, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Setiap jabatan merupakan amanah dan kepercayaan pimpinan yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Aldi.
Kapolsek Diminta Cepat Beradaptasi dengan Karakter Wilayah
Khusus kepada para pejabat baru, Kapolresta Bandung meminta agar tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.
Mereka diminta segera memahami tugas, tanggung jawab serta karakteristik wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.
Terlebih bagi para Kapolsek, Aldi menekankan pentingnya membangun kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan masyarakat. Pelayanan kepolisian harus mampu bergerak cepat, responsif dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Ia menilai berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya ditangani setelah kejadian.
Diperlukan kemampuan personel dalam melakukan deteksi dini, pencegahan serta membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.
“Bangun komunikasi dan sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh stakeholder. Hadir di tengah masyarakat dan respons setiap persoalan yang terjadi di wilayah,” tegasnya.
Jaga Kepercayaan Publik dan Nama Baik Institusi
Dalam amanatnya, Aldi juga mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga nama baik institusi Polri. Setiap tugas harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi etika, kedisiplinan, integritas dan profesionalisme.
Ia menegaskan bahwa orientasi utama setiap pelaksanaan tugas kepolisian harus bermuara pada kepentingan masyarakat.
Kepada para pejabat lama, Kapolresta Bandung menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di jajaran Polresta Bandung.
Sementara kepada para pejabat baru, Aldi berharap mereka mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan dan inovasi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
“Terus tingkatkan kinerja, lakukan evaluasi secara berkelanjutan dan jangan pernah merasa cukup dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian,” pungkasnya.
Pergantian sejumlah PJU dan Kapolsek tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan respons Polresta Bandung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung. (Burhan)
