EkonomiInformatikaRagam Daerah

Tabungan Kurban BEREHAN OJK Tasikmalaya Jadi Solusi ASN dan Peternak Lokal, Dorong Ekonomi Priangan Timur

116
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati menjelaskan mengenai BEREHAN, Selasa(2/6/2026). (Foto:Krist)

Tasikmalaya/ secondnewsupdate.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menghadirkan terobosan baru melalui Program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban) yang tidak hanya membantu Aparatur Sipil Negara (ASN) mempersiapkan ibadah kurban secara terencana, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi peternak lokal di wilayah Priangan Timur.

Program yang digagas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Barat tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus membangun budaya menabung di tengah masyarakat. 

Melalui skema tabungan kurban, ASN dapat mempersiapkan pembelian hewan kurban jauh hari sebelum Hari Raya Iduladha tanpa harus terbebani pengeluaran besar secara mendadak.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengatakan Program BEREHAN dirancang untuk mendorong masyarakat memiliki perencanaan keuangan yang lebih baik sekaligus memperkuat sektor ekonomi daerah.

“Program BEREHAN menjadi bagian dari upaya memperluas akses keuangan sekaligus mendorong budaya perencanaan keuangan masyarakat melalui skema tabungan kurban,” ujar Nofa Hermawati, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, program tersebut memanfaatkan produk tabungan kurban yang disediakan bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Melalui mekanisme tersebut, peserta dapat menyisihkan dana secara bertahap hingga mencapai nilai yang dibutuhkan untuk membeli hewan kurban.

Tidak hanya berfokus pada aspek keuangan, BEREHAN juga dirancang untuk memperkuat ekosistem peternakan lokal. 

Para peternak milenial di wilayah Priangan Timur dilibatkan sebagai penyedia hewan kurban sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan antara konsumen dan produsen.

Dengan adanya kepastian pasar dari ASN yang menjadi peserta program, peternak memperoleh peluang usaha yang lebih stabil dan berkelanjutan. 

Di sisi lain, peserta tabungan kurban mendapatkan jaminan akses terhadap hewan kurban yang berkualitas dan sesuai kebutuhan.

“Selain mendorong budaya menabung dan perencanaan keuangan, program tersebut juga melibatkan peternak milenial lokal sebagai penyedia hewan kurban sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi sektor peternakan daerah serta memperluas akses pasar bagi peternak lokal,” jelas Nofa.

Untuk memperkenalkan program tersebut kepada para ASN, OJK Tasikmalaya telah melaksanakan rangkaian sosialisasi secara bertahap sepanjang April hingga Mei 2026. 

Kegiatan itu menjangkau tujuh wilayah kerja OJK Tasikmalaya, yakni Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, dan Kabupaten Sumedang.

Sebanyak 450 perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. 

OJK menargetkan pembukaan sedikitnya 70 rekening Tabungan BEREHAN di setiap pemerintah kabupaten dan kota yang menjadi wilayah sasaran program.

Dalam kegiatan sosialisasi itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai manfaat tabungan kurban, pengelolaan keuangan yang sehat, hingga peluang usaha peternakan.

Narasumber yang dihadirkan berasal dari Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, perbankan penyedia layanan tabungan kurban, serta peternak milenial yang membagikan pengalaman sukses mengembangkan usaha peternakan mereka.

Nofa menegaskan bahwa Program BEREHAN merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Program BEREHAN tidak hanya membantu ASN mempersiapkan kebutuhan ibadah kurban secara terencana, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi peternak lokal. Kami berharap program ini memperluas akses pasar peternak lokal serta memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang saling menguntungkan,” katanya.

Melalui konsep yang menggabungkan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi lokal, Program BEREHAN diharapkan mampu menciptakan permintaan hewan kurban yang lebih terencana, meningkatkan pendapatan peternak, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Priangan Timur. (Krist)

Exit mobile version