Garut/secondnewsupdate.co.id – Tiga pekan berlalu sejak laporan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Desa Tambaksari, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, disampaikan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut.
Namun hingga Minggu (12/7/2026), belum terlihat adanya perkembangan penanganan perkara yang disampaikan secara resmi kepada publik.
Kondisi tersebut memunculkan perhatian sekaligus desakan dari masyarakat agar aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret terhadap laporan yang telah diterima.
Warga berharap proses penanganan dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi.
Menurut sejumlah warga, laporan yang telah masuk ke Kejari Garut semestinya segera ditindaklanjuti melalui tahapan awal, seperti permintaan klarifikasi kepada pihak terkait, pengumpulan dokumen, serta penyelidikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Kepastian proses dinilai penting agar tidak memunculkan berbagai spekulasi maupun asumsi liar di tengah masyarakat.
Pembangunan GOR Desa Tambaksari sendiri belakangan menjadi sorotan publik karena diduga terdapat sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Dugaan itulah yang kemudian mendorong masyarakat melaporkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum agar dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
“Harapan kami sederhana, laporan yang sudah disampaikan segera diproses sesuai prosedur. Kalau memang ditemukan pelanggaran, harus ditindak tegas. Tetapi kalau memang tidak ada unsur pidana, sampaikan juga hasilnya secara terbuka kepada masyarakat,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Selain meminta percepatan proses hukum, masyarakat juga mendesak agar seluruh penggunaan anggaran pembangunan GOR Desa Tambaksari dibuka secara transparan.
Mereka menilai setiap rupiah dana yang bersumber dari keuangan negara harus dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Warga menegaskan, penanganan perkara secara cepat, objektif, dan profesional akan menjadi bukti nyata komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Garut.
Transparansi proses juga dinilai penting untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, Kejaksaan Negeri Garut belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan laporan dugaan korupsi pembangunan GOR Desa Tambaksari.
Sementara itu, pihak-pihak yang disebut dalam laporan juga belum menyampaikan tanggapan atau klarifikasi resmi. (Agung)
