BeritaRagam DaerahTeknologi

TMMD Sengkuyung III 2026 Resmi Dibuka di Boyolali, Desa Bercak Jadi Sasaran Betonisasi Jalan 1,2 Km dan Bedah 6 RTLH

111
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Bercak, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, Rabu (15/7/2026).

Boyolali/ secondnewsupdate.co.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Bercak, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, Rabu (15/7/2026). 

Selama 30 hari ke depan, program terpadu TNI bersama pemerintah daerah ini akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Pembukaan TMMD ditandai dengan upacara yang dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Dalam amanatnya, Bupati Boyolali menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kemajuan daerah dan mendukung visi Indonesia Emas 2045. 

Menurutnya, pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada TMMD Sengkuyung Tahap III ini, sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi betonisasi jalan sepanjang 1.205 meter yang menghubungkan sejumlah desa.

Selain itu, program juga mencakup rehabilitasi enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar warga memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan sehat.

Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, mengatakan TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

“Melalui kolaborasi ini, pembangunan dapat dipercepat dan lebih merata, sekaligus meningkatkan jalur logistik masyarakat yang berdampak langsung pada percepatan pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari semangat gotong royong yang terbangun antara TNI dan masyarakat.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, kemandirian, serta memperkuat partisipasi warga dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan secara berkelanjutan.

Dengan pelaksanaan TMMD ini, akses transportasi warga di Desa Bercak diharapkan semakin lancar, distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien, serta kualitas hidup masyarakat meningkat melalui pembangunan yang merata dan berkesinambungan. (Agus Kemplu)

Exit mobile version