Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

TMMD Sengkuyung III Resmi Dibuka di Sragen, Gubernur Jateng: Tekan Kemiskinan, Dongkrak Ekonomi hingga Dukung Target RKPD 2026

114
×

TMMD Sengkuyung III Resmi Dibuka di Sragen, Gubernur Jateng: Tekan Kemiskinan, Dongkrak Ekonomi hingga Dukung Target RKPD 2026

Sebarkan artikel ini
TMMD Sengkuyung III Resmi Dibuka di Sragen, Gubernur Jateng: Tekan Kemiskinan, Dongkrak Ekonomi hingga Dukung Target RKPD 2026

Sragen/secondnewsupdate.co.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Rabu (15/7/2026). 

Program kolaboratif antara TNI, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pemerintah daerah ini diyakini menjadi motor percepatan pembangunan desa sekaligus mendukung target penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

Example 300x600

Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Desa Majenang dan dipimpin Bupati Sragen H. Sigit Pamungkas, sebagai inspektur upacara. 

Dalam kesempatan itu, Sigit membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Ahmad Luthfi,

Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang telah terbukti selama 45 tahun menjadi penggerak pembangunan di berbagai wilayah, khususnya desa-desa yang masih tertinggal, terisolasi, maupun kawasan perkotaan kumuh.

“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi erat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Semangat gotong royong yang terus dijaga telah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Gubernur dalam amanatnya.

Menurutnya, pada tahun 2026 pelaksanaan TMMD mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan alokasi anggaran sebesar Rp33,2 miliar. 

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan nonfisik. 

Sasaran fisik diarahkan untuk membangun akses jalan, sarana prasarana dasar, serta fasilitas yang mampu meningkatkan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, kegiatan nonfisik difokuskan pada penyuluhan kesehatan, pendidikan, bela negara, wawasan kebangsaan, serta penguatan ketahanan masyarakat.

Gubernur Luthfi optimistis pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 dan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan desa sekaligus mendukung pencapaian target Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.

Target tersebut meliputi penurunan angka kemiskinan hingga kisaran 8,53–8,70 persen serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah pada kisaran 5–6 persen, sebagai langkah strategis menyongsong bonus demografi dan visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung III di Desa Majenang akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Adapun sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pembangunan cor blok jalan sepanjang 400 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 12 sentimeter, rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan 5 unit jamban sehat bagi masyarakat.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai program penyuluhan, antara lain wawasan kebangsaan, keluarga berencana dan kesehatan, pencegahan stunting, pelayanan Posyandu, penyuluhan penyakit tidak menular, pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga penyuluhan di bidang peternakan, perikanan, pertanian, perkebunan, serta pembinaan mental dan rohani.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, rangkaian pembukaan TMMD ditutup dengan penyerahan paket sembako kepada warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat prasejahtera di Desa Majenang.

Program TMMD Sengkuyung Tahap III diharapkan menjadi katalisator percepatan pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga dalam mewujudkan desa yang mandiri, tangguh, dan sejahtera. (Agus Kemplu)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600