Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukumInformatikaRagam Daerah

TMMD Sengkuyung IV Kodim Boyolali Perkuat Benteng Kebangsaan, Warga Wates Dibekali Wawasan Antiradikalisme

122
×

TMMD Sengkuyung IV Kodim Boyolali Perkuat Benteng Kebangsaan, Warga Wates Dibekali Wawasan Antiradikalisme

Sebarkan artikel ini
Kanit Bin Tib Sos Satbinmas Polres Boyolali, Aiptu Fatmawati Setiyorini, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham yang berpotensi mengancam persatuan, keamanan, dan keutuhan bangsa.

Boyolali, Jateng | secondnewsupdate.co.id – Tak hanya membangun infrastruktur desa, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Kodim 0724/Boyolali juga memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui edukasi kebangsaan dan peningkatan kesadaran administrasi kependudukan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyuluhan bahaya radikalisme dan terorisme serta sosialisasi administrasi kependudukan yang digelar di Aula Balai Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Selasa (27/10/2026).

Example 300x600

Kegiatan nonfisik ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD untuk membangun masyarakat yang tidak hanya memiliki lingkungan lebih baik, tetapi juga berwawasan kebangsaan, sadar hukum, serta tertib dalam memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan.

Dalam penyuluhan mengenai bahaya radikalisme dan terorisme, Kanit Bin Tib Sos Satbinmas Polres Boyolali, Aiptu Fatmawati Setiyorini, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham yang berpotensi mengancam persatuan, keamanan, dan keutuhan bangsa.

Menurutnya, pencegahan radikalisme dan terorisme membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Kewaspadaan perlu dibangun mulai dari lingkungan keluarga, pergaulan, hingga kehidupan bermasyarakat agar warga tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Radikalisme dan terorisme bisa menyusup ke berbagai lini kehidupan, bahkan di lingkungan sekitar kita. Oleh karena itu, masyarakat harus memiliki pemahaman yang kuat agar tidak mudah terpengaruh dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” tegas Fatmawati.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya membangun ketahanan sosial melalui pemahaman yang benar, sikap kritis, serta kepedulian terhadap situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

Tertib Administrasi Kependudukan, Hak Warga yang Perlu Diperhatikan

Selain penguatan wawasan kebangsaan, Satgas TMMD Sengkuyung IV Kodim 0724/Boyolali juga menghadirkan sosialisasi administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh penjelasan mengenai pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, benar, dan sesuai dengan kondisi terbaru.

Dokumen yang disosialisasikan meliputi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), akta kelahiran, hingga akta kematian. 

Warga juga mendapatkan informasi mengenai pencatatan peristiwa penting serta pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Kelengkapan dokumen kependudukan menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik. 

Karena itu, pemahaman mengenai prosedur pencatatan dan pembaruan data diharapkan dapat mendorong warga lebih proaktif mengurus administrasi kependudukan.

Perwakilan Dispendukcapil turut mengapresiasi Satgas TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0724/Boyolali yang telah memfasilitasi kegiatan sosialisasi secara langsung di tengah masyarakat.

Pendekatan yang mendekatkan informasi pelayanan kepada warga dinilai efektif karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memahami berbagai urusan administrasi kependudukan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada informasi yang diperoleh dari luar lingkungan desa.

TMMD Tak Hanya Bangun Fisik, tetapi Juga Kualitas Masyarakat

Pelaksanaan kegiatan nonfisik tersebut memperlihatkan bahwa TMMD memiliki peran lebih luas daripada sekadar pembangunan sarana dan prasarana. 

Program ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Melalui penyuluhan antiradikalisme dan sosialisasi administrasi kependudukan, warga Desa Wates diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman keamanan, serta memenuhi kebutuhan dokumen kependudukan secara tertib.

Dengan perpaduan pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Kodim 0724/Boyolali diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

Semangat gotong royong yang menjadi landasan TMMD pun diharapkan terus tumbuh, sehingga pembangunan desa tidak hanya terlihat dari perubahan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran, pengetahuan, dan kualitas kehidupan masyarakat. (Agus Kemplu)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600