AgamaBeritaRagam Daerah

TP PKK Cimahi Gaungkan Semangat Hijrah 1448 H, Santuni Anak Yatim hingga Bagikan KIA Demi Wujudkan Kota Layak Anak

1520
Ketua TP PKK Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, menegaskan dihadapan para kader PKK Kota Cimahi, bahwa Tahun Baru Islam tidak boleh dimaknai sebatas pergantian kalender Hijriah.

Cimahi/secondnewsupdate.co.id – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dimanfaatkan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Cimahi sebagai momentum memperkuat pembangunan keluarga yang religius, peduli, dan berdaya. 

Tak sekadar menggelar pengajian, berbagai program sosial digulirkan mulai dari santunan bagi anak yatim, lomba tilawah Al-Qur’an untuk lansia, hingga penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai bentuk perlindungan hak-hak sipil anak.

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid As-Salam, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi itu berlangsung penuh khidmat sekaligus sarat makna.

Agenda tersebut merupakan hasil kolaborasi TP PKK Kota Cimahi bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi, Baznas Kota Cimahi, dan Bank BJB Cabang Cimahi dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi utama pembangunan daerah.

Ketua TP PKK Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, menegaskan bahwa Tahun Baru Islam tidak boleh dimaknai sebatas pergantian kalender Hijriah. 

Lebih dari itu, momen hijrah harus menjadi titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik melalui penguatan nilai keagamaan, kepedulian sosial, serta pembinaan keluarga.

Menurutnya, keluarga merupakan sekolah pertama yang membentuk karakter setiap individu. Karena itu, pembinaan keluarga harus dilakukan secara menyeluruh dengan menyentuh seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga para lanjut usia.

“Makna hijrah adalah berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Semangat itulah yang ingin kami tanamkan kepada keluarga-keluarga di Kota Cimahi, dimulai dari kepedulian kepada anak-anak, penghormatan kepada para lansia, hingga memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Midjiati.

45 Anak Yatim Terima Santunan

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian dalam peringatan 1 Muharam tersebut adalah penyaluran santunan kepada 45 anak yatim, masing-masing tiga anak dari setiap kelurahan di Kota Cimahi.

Bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan kebahagiaan sekaligus meringankan beban anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang, terutama dalam menyambut Tahun Baru Islam.

Midjiati menilai kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian dari implementasi ajaran Islam yang harus terus dipupuk sebagai budaya sosial di tengah masyarakat.

“Kami ingin anak-anak yatim merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada perhatian dan kasih sayang dari pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk mendampingi mereka,” katanya.

Lansia Diajak Tetap Aktif Lewat Tilawah Al-Qur’an

Tak hanya fokus kepada anak-anak, TP PKK Kota Cimahi juga memberikan ruang bagi para lansia melalui Lomba Tilawah Al-Qur’an yang diikuti peserta dari seluruh kelurahan.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para lansia untuk tetap produktif, menjaga semangat beribadah, sekaligus mempererat silaturahmi.

Menurut Midjiati, usia lanjut bukan alasan untuk berhenti belajar ataupun mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. 

Justru para lansia diharapkan menjadi teladan bagi generasi muda dalam membangun budaya membaca dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Lomba ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi motivasi agar para lansia tetap sehat, aktif, dan terus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Bagikan KIA, Perkuat Perlindungan Hak Anak

Dalam kesempatan yang sama, TP PKK Kota Cimahi melalui Pokja I juga menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada sejumlah anak sebagai bagian dari upaya memperkuat administrasi kependudukan sekaligus pemenuhan hak sipil anak.

Midjiati menjelaskan, KIA memiliki peran penting karena menjadi identitas resmi yang memudahkan anak memperoleh berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial hingga layanan administrasi lainnya.

Menurutnya, kepemilikan identitas sejak usia dini merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada setiap anak.

“Melalui KIA, kami ingin memastikan setiap anak memperoleh hak administrasi kependudukan sebagai dasar perlindungan negara. Ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan Cimahi sebagai Kota Layak Anak,” pungkasnya.

Dengan memadukan nilai spiritual, kepedulian sosial, dan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, TP PKK Kota Cimahi berharap semangat hijrah pada Tahun Baru Islam 1448 Hijriah mampu menjadi energi baru dalam membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan berakhlak mulia sebagai fondasi menuju Kota Cimahi yang semakin maju dan sejahtera. (Bagdja)

Exit mobile version