Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HukumKriminal

Ulama dan Umaro Bersatu, Ratusan Botol Miras Dimusnahkan di Karangnunggal

113
×

Ulama dan Umaro Bersatu, Ratusan Botol Miras Dimusnahkan di Karangnunggal

Sebarkan artikel ini
Ulama dan Umaro Bersatu, Ratusan Botol Miras Dimusnahkan di Halaman Polsek Karangnunggal, Senin(27/4/2026). (Foto:Krist)

Tasikmalaya/ secondnewsupdate.co.id- Sinergi kuat antara ulama, aparat, dan masyarakat terlihat nyata di halaman Polsek Karangnunggal, Senin (27/4/2026).

Ratusan botol minuman keras (miras) dari berbagai merek dimusnahkan sebagai bentuk komitmen bersama memberantas peredarannya di wilayah tersebut.

Example 300x600

Kegiatan yang melibatkan unsur Forkopimcam, tokoh agama, dan warga itu bukan sekadar seremoni.

Lebih dari itu, pemusnahan menjadi pesan tegas bahwa Karangnunggal tidak memberi ruang bagi peredaran miras yang dinilai merusak generasi muda.

Kapolsek Karangnunggal, AKP Jaja Hidayat, menegaskan bahwa pemberantasan miras tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kekuatan kolaborasi lintas elemen.

“Pemberantasan miras tidak bisa sendiri. Harus bersama-sama, antara Polri, pemerintah, ulama, dan masyarakat. Kita harus satu barisan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Camat Karangnunggal, Suherman. Ia menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan bersama para ulama sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi.

“Mudah-mudahan peredaran miras bisa benar-benar hilang dari Karangnunggal. Kita sedang mempersiapkan generasi emas, jadi harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Suherman juga mengapresiasi peran aktif para tokoh agama, khususnya yang selama ini konsisten mendukung upaya pemberantasan miras di wilayahnya.

Ia turut menyinggung tantangan pembangunan ke depan, termasuk upaya peningkatan status wilayah yang membutuhkan kekompakan semua pihak.

“Tantangan ke depan cukup besar. Tapi akan lebih ringan jika seluruh stakeholder bersatu, bersinergi, dan berkolaborasi,” tambahnya.

Momen haru terasa saat Ketua MUI Kecamatan Karangnunggal, Zakaria Anshory, menyampaikan tausiah dan doa.

Ia memohon agar para pelaku peredaran miras diberikan hidayah dan kembali ke jalan yang lebih baik. Doa tersebut diamini seluruh hadirin yang hadir.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan prosesi pemusnahan ratusan botol miras yang digilas hingga hancur.

Aksi simbolis ini menjadi penegasan sikap bersama: Karangnunggal bersih dari miras, dengan ulama dan umaro melangkah seiring menjaga masa depan generasi. (Krist)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600