Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Underpass Dustira Dibuka Dua Arah, Dishub Cimahi Putar Strategi Redam Kemacetan Proyek Gatot Subroto

510
×

Underpass Dustira Dibuka Dua Arah, Dishub Cimahi Putar Strategi Redam Kemacetan Proyek Gatot Subroto

Sebarkan artikel ini
Rekayasa lalu lintas di tengah pembangunan Underpass Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, kembali dievaluasi.

Jawa Barat, Cimahi l secondnewsupdate.co.id — Rekayasa lalu lintas di tengah pembangunan Underpass Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, kembali dievaluasi. 

Langkah cepat dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi setelah penerapan skema lalu lintas pada hari pertama memicu kepadatan kendaraan yang cukup parah.

Example 300x600

Sebagai respons, petugas kini memberlakukan arus dua arah di Jalan Sriwijaya, tepatnya kawasan Underpass Dustira. 

Kebijakan tersebut diharapkan menjadi jalur alternatif untuk memecah konsentrasi kendaraan yang sebelumnya menumpuk di sejumlah ruas utama Kota Cimahi.

Kepala Dishub Kota Cimahi, Endang, mengatakan pembukaan dua arah di Underpass Dustira merupakan hasil evaluasi terhadap kondisi lalu lintas di lapangan.

“Karena hari pertama kemarin mengalami kemacetan yang cukup parah, hasil evaluasi kita lakukan pembukaan lajur di Underpass Dustira ini,” ujar Endang saat ditemui, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, skema baru tersebut memberikan pilihan rute bagi pengendara yang hendak menuju kawasan selatan Cimahi, termasuk Baros. 

Dengan demikian, kendaraan tidak seluruhnya bertumpu pada Jalan Gatot Subroto dan Pasir Kumeli.

Endang menjelaskan, pengendara yang sebelumnya harus melewati jalur memutar menuju Padasuka maupun Cimindi kini dapat memanfaatkan akses Underpass Dustira.

“Masyarakat yang menuju wilayah selatan tidak lagi harus bertumpuk di Jalan Gatot Subroto kemudian Pasir Kumeli, atau melalui rute yang relatif cukup jauh ke Padasuka maupun Cimindi,” katanya.

Sejak pagi, sebagian arus kendaraan dari arah Jalan Gatot Subroto mulai dialirkan menuju Underpass Dustira melalui kawasan Gedung 4 dan Jalan Sriwijaya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Dishub Kota Cimahi untuk menjaga pergerakan kendaraan tetap mengalir selama proyek pembangunan Underpass Jalan Gatot Subroto berlangsung.

Kendaraan Besar Tetap Dialihkan

Meski akses Underpass Dustira kini dibuka untuk arus dua arah, Dishub Kota Cimahi tetap menerapkan pembatasan terhadap jenis kendaraan tertentu.

Kendaraan berukuran besar, khususnya bus dan truk dengan jumlah sumbu banyak, tidak diperbolehkan melintasi jalur tersebut. 

Pembatasan dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas dan ketentuan tonase di Underpass Dustira.

“Untuk pembatasan kendaraan memang bus dan truk yang besar, yang sumbunya banyak tidak ada aliran ke sini. Jadi hanya truk-truk sedang dan kecil saja karena terkait dengan pembatasan tonase di Underpass Dustira,” jelas Endang.

Dengan pengaturan tersebut, Dishub berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan membuka jalur alternatif dan aspek keselamatan serta ketahanan infrastruktur yang dilintasi kendaraan.

Personel Dishub Ditambah di Titik Rawan Macet

Tak hanya membuka akses dua arah di Underpass Dustira, Dishub Kota Cimahi juga memperkuat pengaturan lalu lintas dengan menambah personel di sejumlah titik yang dinilai rawan mengalami kepadatan.

Penebalan personel dilakukan sepanjang jalur nasional, mulai dari Simpang Sangkuriang, kawasan Alun-alun Cimahi, hingga Simpang Daeng atau Simpang Cihanjuang.

Petugas dikerahkan untuk mempercepat pengaturan dan penarikan arus kendaraan, baik dari arah barat menuju timur maupun sebaliknya.

“Penebalan personel di sepanjang Jalan Nasional mulai dari Simpang Sangkuriang, kemudian Alun-alun sampai dengan Simpang Daeng atau Simpang Cihanjuang. Kita perbanyak personel di situ untuk mempercepat penarikan arus lalu lintas dari arah barat ke timur maupun sebaliknya,” tandas Endang.

Evaluasi dan penyesuaian rekayasa lalu lintas tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Underpass Jalan Gatot Subroto tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan konstruksi, tetapi juga membutuhkan pengelolaan mobilitas masyarakat secara dinamis.

Dengan dibukanya Underpass Dustira sebagai jalur dua arah serta diperkuatnya personel di sejumlah simpang strategis, Dishub Kota Cimahi berharap tekanan arus kendaraan dapat dikurangi dan aktivitas masyarakat tetap berjalan lebih lancar selama proyek berlangsung.

Bagi pengguna jalan, perubahan skema ini sekaligus menjadi pengingat agar selalu memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan. 

Rekayasa lalu lintas dapat berubah mengikuti perkembangan pekerjaan konstruksi dan kondisi kepadatan kendaraan. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600