BeritaBudayaInformatikaRagam Daerah

Usai Upacara HUT RI ke-81, Camat Banjarwangi Dorong Percepatan Jalan Kabupaten: Anggaran Rp42 Miliar Jadi Harapan

123

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Semangat kemerdekaan tak hanya bergema dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, momentum tersebut juga menjadi titik penguatan harapan masyarakat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya ruas jalan kabupaten.

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Banjarwangi berlangsung khidmat di Alun-Alun Banjarwangi, Senin (17/8/2026).

Usai upacara, Camat Banjarwangi Asep Harsono menyampaikan sejumlah harapan terkait pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah kondisi serta penanganan Jalan Banjarwangi–Singajaya–Pendeuy yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah.

Harapan Infrastruktur Jadi Kado Kemerdekaan

Asep mengatakan, peringatan HUT RI ke-81 harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, persatuan, sekaligus mendorong pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia mengapresiasi seluruh masyarakat Banjarwangi yang telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan.

Menurutnya, berbagai capaian pembangunan Kabupaten Garut yang disampaikan dalam amanat Bupati Garut Abdusy Syakur Amin merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen masyarakat.

“Berbagai keberhasilan tersebut tentunya merupakan hasil kerja keras seluruh masyarakat Kabupaten Garut,” ujar Asep.

Namun, menurutnya, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius, terutama berkaitan dengan infrastruktur dasar.

Untuk wilayah Banjarwangi, ia berharap momentum HUT RI ke-81 dapat semakin memperkuat perjuangan bersama dalam mendorong percepatan pembangunan jalan kabupaten.

Ada Rencana Dukungan Anggaran Rp42 Miliar

Asep mengungkapkan, pemerintah kecamatan terus mengikuti perkembangan informasi terkait rencana penanganan ruas Jalan Banjarwangi–Singajaya–Pendeuy.

Salah satu informasi yang diterima, terdapat rencana dukungan anggaran sekitar Rp42 miliar untuk penanganan ruas jalan tersebut.

“Kita berharap pada sisa bulan Agustus ini sudah ada progres yang jelas terkait pembangunan jalan. Pemerintah daerah, baik Bupati maupun Wakil Bupati, juga memiliki perhatian terhadap persoalan ini,” katanya.

Menurut Asep, kejelasan mengenai rencana penanganan jalan tersebut sangat dinantikan masyarakat. 

Sebab, infrastruktur jalan memiliki keterkaitan langsung dengan mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, hingga akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.

Ia juga menyebutkan bahwa pembahasan anggaran Kabupaten Garut melalui KUA-PPAS masih berjalan. Kondisi tersebut, kata dia, masih membuka ruang untuk memperjuangkan kebutuhan pembangunan di wilayah Banjarwangi.

Warga Banjarwangi, Singajaya dan Pendeuy Siap Audiensi

Di tengah harapan percepatan pembangunan tersebut, masyarakat dari wilayah Banjarwangi, Singajaya dan Pendeuy juga direncanakan melakukan audiensi ke Pemerintah Kabupaten Garut pada Kamis (20/8/2026).

Audiensi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung mengenai kebutuhan pembangunan infrastruktur, khususnya persoalan jalan.

Asep menegaskan, pemerintah kecamatan mendukung penyampaian aspirasi masyarakat selama dilakukan secara tertib, santun dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mendukung masyarakat menyampaikan aspirasi. Tetapi kami berharap dilakukan dengan cara yang baik dan beradab, tidak merusak fasilitas publik dan tidak menimbulkan hal-hal yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.

Aspirasi Diharapkan Berujung Solusi

Asep berharap seluruh rangkaian penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung aman, tertib dan lancar. Ia mengatakan unsur kewilayahan, termasuk Koramil dan Polsek, akan turut membantu melakukan pengawalan.

Menurutnya, yang paling penting bukan sekadar penyampaian aspirasi, tetapi bagaimana aspirasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk melahirkan solusi nyata.

“Harapan kita semuanya berjalan lancar. Aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik dan mendapatkan perhatian dari pemerintah,” pungkas Asep.

Momentum HUT RI ke-81 pun menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni. 

Bagi masyarakat Banjarwangi, kemerdekaan juga diharapkan hadir melalui pembangunan infrastruktur yang layak, konektivitas wilayah yang semakin baik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Asan)

Exit mobile version