BeritaInformatikaRagam DaerahTeknologi

Wapres Gibran Tinjau Industri Motor Listrik di Tangerang, Bupati Maesyal: Bukti Kabupaten Tangerang Jadi Magnet Investasi Nasional

527
Wakil Presiden Gibran Raka Buming Raka (baju hitam) saat menaiki motor listrik, yang didampingi Bupati Kabupaten Tangerang Banten Mochamad Maesyal Rasyid dan Gubernur Banten Andra Soni

Banten, Kab Tangerang l secondnewsupdate.co.id – Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional. 

Hal itu ditandai dengan kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke fasilitas produksi motor listrik di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/7/2026).

Dalam agenda tersebut, Gibran didampingi langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap percepatan pengembangan industri kendaraan listrik sekaligus transisi menuju energi bersih di Indonesia.

Selama berada di lokasi, Gibran meninjau berbagai tahapan produksi, mulai dari proses perakitan motor listrik, pengujian kualitas (quality control), hingga fasilitas konversi sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik. 

Gibran juga berdialog dengan manajemen perusahaan dan para pekerja mengenai tantangan serta peluang pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal, kunjungan Wakil Presiden merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap kemajuan sektor industri di Kabupaten Tangerang yang selama ini menjadi salah satu kawasan manufaktur terbesar di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan industri kendaraan listrik tidak hanya memperkuat sektor manufaktur, tetapi juga membuka peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon melalui penggunaan energi ramah lingkungan.

“Keberadaan industri kendaraan listrik di Kabupaten Tangerang menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung program transisi energi bersih yang dicanangkan pemerintah. Kami akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif agar industri dapat berkembang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Maesyal.

Ia menegaskan, posisi Kabupaten Tangerang yang strategis sebagai kawasan industri nasional harus terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan.

Maesyal berharap kunjungan Gibran dapat semakin memperkokoh komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional, termasuk meningkatkan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sehingga industri otomotif Indonesia semakin kompetitif di pasar global.

Selain menjadi pusat industri, Kabupaten Tangerang juga terus menjadi tujuan utama investasi berbagai sektor usaha. Mulai dari jasa dan perdagangan, manufaktur, pendidikan, kesehatan, olahraga hingga pengembangan kawasan permukiman terpadu terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

“Kabupaten Tangerang saat ini banyak diminati pengusaha yang bergerak di bidang jasa dan niaga, pendidikan, kesehatan, olahraga, manufaktur sampai pengembangan kawasan permukiman terpadu,” ungkapnya.

Data yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) melalui sistem Online Single Submission (OSS) Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menunjukkan realisasi investasi Kabupaten Tangerang pada Triwulan II Tahun 2026 mencapai sekitar Rp11,63 triliun.

Dari total tersebut, sekitar 60,7 persen berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sedangkan 39,3 persen merupakan Penanaman Modal Asing (PMA). 

Angka tersebut menjadi indikator tingginya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Kabupaten Tangerang yang terus berkembang.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Kabupaten Tangerang diyakini akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat industri kendaraan listrik nasional sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi hijau di Indonesia. (Dia).

Exit mobile version