Garut, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Kekhawatiran akan potensi banjir menghantui warga Kampung Pamegatan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Dugaan adanya titik pembuangan aliran air dari jalan raya provinsi yang berpotensi mengarah ke kawasan permukiman menjadi perhatian masyarakat setempat.
Warga berharap kondisi saluran air di wilayah tersebut segera diperiksa dan mendapat penanganan yang tepat.
Langkah antisipatif dinilai penting untuk mencegah kemungkinan air meluap hingga menggenangi rumah warga, terutama ketika curah hujan meningkat.
Kekhawatiran itu disampaikan salah seorang tokoh masyarakat, Ana, warga RT 001/RW 005 Kampung Pamegatan, pada Minggu (25/10/2026).
Ia meminta persoalan drainase tersebut menjadi perhatian pemerintah desa dan dinas terkait sebelum berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.
Menurut Ana, wilayah yang dikhawatirkan terdampak meliputi Kampung Pamegatan RT 001/RW 005 serta kawasan Cinta Kembar RT 006/RW 004.
Ia menilai, kondisi saluran air di sekitar lokasi perlu ditinjau secara langsung untuk memastikan arah aliran, kapasitas drainase, serta kemungkinan terjadinya penumpukan air yang dapat mengancam lingkungan permukiman.
Dorong Penataan Drainase untuk Cegah Banjir
Ana berharap pemerintah dapat melakukan langkah konkret melalui pembangunan maupun penataan drainase di Kampung Pamegatan.
Saluran air yang memadai dinilai penting agar aliran dari kawasan jalan raya provinsi dapat tertampung dan tersalurkan dengan baik, tanpa menimbulkan limpasan ke permukiman.
Menurutnya, penanganan sejak dini akan lebih bermanfaat dibandingkan menunggu hingga muncul genangan atau dampak yang merugikan masyarakat.
Karena itu, ia meminta Pemerintah Desa Mekarjaya bersama dinas teknis terkait segera melakukan pengecekan lapangan.
Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi saluran air sekaligus menjadi dasar untuk menentukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Langkah antisipasi sejak dini sangat penting untuk mencegah potensi banjir serta menjaga kesehatan, keamanan, dan keselamatan warga,” demikian harapan Ana.
Warga Menanti Tindak Lanjut Pemerintah
Persoalan drainase bukan hanya menyangkut kelancaran aliran air, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang tinggal di kawasan berpotensi terdampak.
Warga berharap aspirasi tersebut mendapat perhatian serius dari Pemerintah Desa Mekarjaya dan instansi terkait.
Pengecekan langsung, evaluasi kondisi saluran, serta perencanaan penanganan yang tepat diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko banjir.
Hingga kondisi di lokasi diperiksa secara langsung, dugaan potensi banjir tersebut masih memerlukan verifikasi teknis dari pihak berwenang.
Oleh sebab itu, warga berharap langkah peninjauan dan tindak lanjut dapat segera dilakukan sebagai upaya pencegahan demi melindungi permukiman dan keselamatan masyarakat. (Asan)
















