AgamaBudayaSosial

Zakat Sangat Terasa Manfaatnya Melalui Program Rumah Layak Huni Baznas

108
Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb (kedua dari kiri) menyarahkan kunci rumah yang diperbaiki melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS di desa Jatisari, Cangkuang, (Foto Kiri) Rabu (24/6/2026), KH Yusuf Ali Tantowi, L.c.,M.A Ketua BAZNAS kabupaten Bandung, (Foto Kanan)

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung kembali dirasakan langsung oleh masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).

Program tersebut menjadi salah satu unggulan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam membantu warga kurang mampu memperoleh hunian yang aman, sehat, dan nyaman.

Penyerahan kunci rumah hasil rehabilitasi RLHB dilaksanakan di Desa Jatisari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, bersama jajaran BAZNAS Kabupaten Bandung, termasuk Wakil Ketua I dan II Bidang Program. Sejumlah kreator konten, di antaranya Qibil, turut hadir menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH Yusuf Ali Tantowi, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program tersebut.

“Alhamdulillah sudah terealisasi serah terima kunci tadi pagi yang dihadiri Wakil Bupati Bandung. Rumah Layak Huni BAZNAS ini dilaksanakan melalui dana zakat, infak, dan sedekah para muhsinin yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Bandung. Kami kembali menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS kepada penerima manfaat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (24/6/2026) malam.

Ia berharap rumah yang telah direhabilitasi tersebut dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman, sehat, dan penuh keberkahan bagi keluarga penerima manfaat.

“Terima kasih kepada seluruh muhsinin yang telah mempercayakan ZIS-nya melalui BAZNAS. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Bersama, kita wujudkan Kabupaten Bandung yang bangkit, berkah, dan berdaya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan bahwa Program Rumah Layak Huni Baznas menjadi bukti nyata pengelolaan dana zakat yang mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat meresmikan rumah milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa Jatisari, Kecamatan Cangkuang, yang telah selesai direnovasi melalui program RLHB.

Menurut Ali, program tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah warga kurang mampu, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik rumah. Ini bukti nyata bahwa zakat yang dikelola BAZNAS bisa kembali kepada masyarakat dalam bentuk yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bandung terus menjalin kolaborasi dengan BAZNAS sebagai mitra strategis dalam membantu penanganan persoalan sosial dan kemiskinan di daerah.

Menurutnya, kebutuhan bantuan rumah layak huni di Kabupaten Bandung masih cukup besar.

Dengan cakupan wilayah yang terdiri dari 31 kecamatan, masih banyak warga yang memerlukan perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun lembaga sosial.

“Kebutuhannya masih banyak. Karena itu kolaborasi harus terus diperkuat agar manfaat program ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Lisna selaku penerima manfaat mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Sebelum direnovasi, kondisi rumah yang ditempatinya sudah cukup memprihatinkan dan sering mengalami kebocoran saat hujan turun.

“Alhamdulillah sekarang rumah saya sudah layak. Dulu kalau hujan banyak yang bocor. Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bandung dan Pemerintah Kabupaten Bandung yang sudah membantu,” tuturnya.

Program Rumah Layak Huni Baznas merupakan salah satu program sosial yang secara rutin dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Bandung untuk membantu masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas hunian warga, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat. (Apih)

Penulis: Apih Igun Ruhiyat Editor: Bama
Exit mobile version