Jawa Tengah, Boyolali l secondnewsupdate.co.id – Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Ziarah Nasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ratna Negara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Senin (17/8/2026).
Ziarah Nasional tersebut menjadi rangkaian kegiatan setelah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Prosesi berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang dengan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara, doa bersama, serta penaburan bunga di makam para pahlawan.
Suasana khidmat tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan Indonesia yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan besar para pendahulu bangsa.
Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin mengatakan, Ziarah Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud penghormatan kepada para pahlawan kusuma bangsa sekaligus momentum untuk meneladani nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, cinta tanah air, dan nasionalisme.
Ia pun mengajak generasi muda, khususnya pemuda dan pemudi di Kabupaten Boyolali, untuk meneruskan semangat kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Momentum ini menjadi edukasi bagi kita sebagai generasi penerus dan pewaris perjuangan para pahlawan untuk mengisi kemerdekaan dengan karya-karya positif dan pengabdian terbaik sesuai bidang kita masing-masing,” pungkasnya.
Ziarah Nasional HUT ke-81 Kemerdekaan RI di TMP Ratna Negara tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Boyolali bahwa perjuangan para pahlawan harus terus diwarisi melalui semangat membangun bangsa dan menjaga persatuan Indonesia. (Agus Kemplu)
















