Example floating
Example floating
BeritaRagam DaerahSejarah

Komunitas Pemuda Istimewa Hadirkan Memerdekakan dari Penjajahan Kegelapan Untuk 40 Rumah di Desa Bagolo

548
×

Komunitas Pemuda Istimewa Hadirkan Memerdekakan dari Penjajahan Kegelapan Untuk 40 Rumah di Desa Bagolo

Sebarkan artikel ini
Komunitas Pemuda Istimewa Hadirkan Terang untuk 40 Rumah di Desa Bagolo, Jumat(29/8/2025). (Foto: Krist)

SNU//Pangandaran – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Komunitas Pemuda Istimewa melaksanakan program kreatif dan solutif bertajuk “Memerdekakan dari Penjajahan Kegelapan” yang menyasar masyarakat kurang mampu di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran Jum’at (29/8/2025).

Program ini menyasar ke 40 rumah warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan, khususnya minimnya akses terhadap penerangan dan kebutuhan dasar. Acara simbolis digelar di rumah Rasman, warga RT 07 RW 09, sebagai titik awal penerapan program.

Rasman adalah salah satu warga yang kesehariannya bekerja menganyam lidi. 

“Sepuluh lidi saya jual cuma seribu rupiah. Sehari paling dapat lima ribu rupiah, jadi sebulan cuma sekitar seratus lima puluh ribu,” ujarnya 

Dengan penghasilan sangat terbatas, kebutuhan penerangan pun menjadi beban berat. 

“Kalau mau pakai lampu cempor, harus beli minyak tanah 17 ribu per liter. Satu liter cuma cukup seminggu. Tapi karena tidak ada uang, ya kebanyakan gelap-gelapan. Curuk (toilet) saja tidak kelihatan,” tambahnya.

Kondisi kehidupan warga di wilayah ini memang cukup memperihatinkan. Untuk kebutuhan makan sehari-hari pun bergantung pada apa yang ada.

“Kalau ada beras, ya masak beras. Kalau tidak, makan singkong atau daun-daunan, yang penting bisa makan,” ucap Rasman.

Melalui program ini, Komunitas Pemuda Istimewa berupaya menghadirkan solusi nyata dengan memberikan bantuan penerangan dan dukungan lain yang relevan dengan kebutuhan warga.

“Kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan bendera, tetapi juga dengan aksi nyata. Kami ingin memerdekakan masyarakat dari gelapnya keterbatasan,” ujar koordinator program yang ga mau di sebut namanya.

Dengan bantuan yang diterima, Pak Rasman dan warga lainnya merasa sangat terbantu.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat terbantu. Terima kasih,” ucapnya penuh haru. (Krist)

Example 120x600