Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
InformatikaKesehatanRagam Daerah

Gebrakan Besar Pemkot Cimahi! RSUD Cibabat Berganti Wajah Jadi RSUD Wijaya Mulya, Ngatiyana: Bukan Sekadar Ganti Nama, Tapi Revolusi Pelayanan

961
×

Gebrakan Besar Pemkot Cimahi! RSUD Cibabat Berganti Wajah Jadi RSUD Wijaya Mulya, Ngatiyana: Bukan Sekadar Ganti Nama, Tapi Revolusi Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa perubahan yang dilakukan tidak boleh dimaknai sebatas pergantian papan nama, logo, ataupun slogan.

Cimahi/secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kota Cimahi memulai babak baru dalam dunia pelayanan kesehatan. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat resmi memasuki proses transformasi besar melalui rebranding menjadi RSUD Wijaya Mulya, sebuah langkah strategis yang diyakini bukan hanya mengubah identitas rumah sakit, tetapi juga merevolusi budaya pelayanan kesehatan agar lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pasien.

Transformasi tersebut diumumkan dalam kegiatan Sosialisasi Hasil Kajian Rebranding RSUD Cibabat Kota Cimahi yang digelar di lingkungan RSUD Cibabat, Senin (20/7/2026). 

Example 300x600

Momen ini menjadi tonggak penting setelah rangkaian kajian mendalam bersama PT MarkPlus Indonesia yang menghasilkan konsep baru bagi rumah sakit kebanggaan masyarakat Cimahi tersebut.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa perubahan yang dilakukan tidak boleh dimaknai sebatas pergantian papan nama, logo, ataupun slogan. 

Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan saat ini menuntut rumah sakit untuk menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat melalui perubahan budaya kerja, peningkatan mutu pelayanan, hingga membangun kepercayaan publik.

“Perubahan identitas hanyalah awal. Yang paling penting adalah perubahan cara melayani masyarakat. Rumah sakit harus menjadi tempat yang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan bagi setiap pasien yang datang,” ujar Ngatiyana.

Ia menilai, selama bertahun-tahun rumah sakit identik dengan rasa takut, kecemasan, hingga kesan sebagai tempat terakhir ketika seseorang mengalami sakit. Paradigma tersebut, kata dia, sudah saatnya diubah.

Ke depan, rumah sakit diharapkan mampu menjadi pusat edukasi kesehatan yang aktif mengajak masyarakat menjaga kesehatan sebelum jatuh sakit. 

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat saat ini berganti nama menjadi RSUD Wijaya Mulya

Pendekatan promotif dan preventif dinilai menjadi kunci agar kualitas hidup masyarakat semakin meningkat sekaligus mengurangi beban layanan kuratif.

“Bukan hanya mengobati orang sakit, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar tetap sehat. Itulah arah pelayanan kesehatan modern yang ingin kita bangun di Cimahi,” katanya.

Nama Baru Sarat Makna Filosofis

Pemilihan nama RSUD Wijaya Mulya bukan dilakukan secara sembarangan. 

Hasil kajian yang melibatkan akademisi, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan menghasilkan identitas yang dinilai memiliki filosofi kuat.

Kata “Wijaya” melambangkan kemenangan dan keberhasilan, sementara “Mulya” menggambarkan kemuliaan, harapan, serta kehidupan yang lebih baik setelah melalui proses penyembuhan.

Makna tersebut diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan sepenuh hati, sekaligus menjadi doa bagi setiap pasien agar mampu kembali sehat dan menjalani kehidupan secara bermartabat.

Menurut Ngatiyana, rumah sakit pemerintah harus tetap menjadi benteng pelayanan kesehatan yang mengutamakan keselamatan pasien tanpa membedakan latar belakang sosial maupun kemampuan ekonomi.

Ia mengungkapkan, selama ini RSUD Cibabat telah menunjukkan komitmen tersebut. 

Tidak sedikit pasien yang datang tanpa kepesertaan BPJS aktif ataupun belum memiliki jaminan kesehatan tetap mendapatkan penanganan medis terlebih dahulu sebelum urusan administrasi diselesaikan.

“Keselamatan pasien adalah prioritas utama. Setelah pasien tertangani, baru administrasi dibantu agar masyarakat tidak terbebani. Semangat inilah yang harus terus dipertahankan bahkan diperkuat,” tegasnya.

Transformasi Menyeluruh, Bukan Sekadar Pencitraan

Ngatiyana menekankan keberhasilan rebranding hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen rumah sakit ikut berubah.

Ia menyebut sedikitnya ada tiga fondasi utama yang harus berjalan beriringan, yakni pembaruan citra rumah sakit, peningkatan mutu pelayanan, dan penguatan budaya kerja yang lebih humanis.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya melihat perubahan dari sisi visual, tetapi benar-benar merasakan pelayanan yang lebih cepat, ramah, profesional, mudah diakses, dan penuh empati.

“Kepercayaan masyarakat tidak dibangun oleh papan nama baru. Kepercayaan lahir ketika masyarakat merasakan pelayanan yang berkualitas setiap kali datang ke rumah sakit,” katanya.

Dukung Visi Cimahi MANTAP

Rebranding RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya diharapkan menjadi awal lahirnya standar pelayanan kesehatan yang lebih modern di Kota Cimahi.

Transformasi ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cimahi mewujudkan visi Cimahi MANTAP (Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, dan Produktif) melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dengan identitas baru tersebut, RSUD Wijaya Mulya diharapkan tidak hanya menjadi rumah sakit rujukan, tetapi juga menjadi simbol pelayanan kesehatan yang mengedepankan profesionalisme, kepedulian, dan kemanusiaan.

Perubahan nama mungkin hanya terlihat di bagian depan gedung. Namun bagi Pemerintah Kota Cimahi, transformasi yang sesungguhnya adalah ketika setiap masyarakat yang datang pulang dengan membawa rasa percaya, harapan, dan keyakinan bahwa mereka telah dilayani dengan sepenuh hati. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600