Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-53 di Kabupaten Garut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
Dalam acara tasyakur yang digelar di Gedung Pemuda, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak para pemuda meningkatkan produktivitas agar mampu menjawab tantangan bonus demografi.
Di hadapan jajaran pengurus KNPI dan tamu undangan, Syakur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar KNPI.
Ia berharap organisasi kepemudaan tersebut terus berkembang menjadi wadah yang semakin matang, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Garut.
Menurutnya, eksistensi KNPI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Karena itu, ia mendorong organisasi kepemudaan tersebut agar terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Harapan saya KNPI, khususnya di Garut, semakin dewasa sebagai organisasi dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Garut,” ujar Syakur.
Syakur juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program yang selama ini dijalankan KNPI Garut. Mulai dari program pemberdayaan kewirausahaan melalui Wirahebat, aksi kebersihan lingkungan, hingga berbagai kegiatan sosial yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas masyarakat.
Menurutnya, berbagai inisiatif tersebut telah menjadi bentuk kolaborasi positif antara organisasi kepemudaan dengan Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendukung percepatan pembangunan.
“Program-program yang dijalankan KNPI sejauh ini sudah sangat membantu pemerintah. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kontribusi itu terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, Agil Syahrizal, menegaskan bahwa peringatan Harlah KNPI ke-53 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah.
Ia menilai pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi muda yang produktif, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi.
Agil mengingatkan bahwa Indonesia tengah menghadapi bonus demografi yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi peluang besar apabila pemuda memiliki kompetensi dan produktivitas yang tinggi.
Sebaliknya, tanpa kesiapan yang matang, bonus demografi justru berpotensi menjadi beban pembangunan.
“Apakah bonus demografi ini menjadi peluang atau justru bencana, semuanya bergantung pada bagaimana kita sebagai pemuda dan mitra strategis pemerintah mampu menghadirkan generasi yang produktif dan siap bersaing,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Garut beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Garut yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan Harlah KNPI ke-53.
Rangkaian acara berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Sebagai penutup, panitia bersama para tamu menyerahkan bantuan paket sembako kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempertegas semangat berbagi yang menjadi bagian dari peringatan Harlah KNPI tahun ini. (Agung/Farid)
















