Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Krisis Air Bersih Menggeliat di Gesi Sragen, 48 Ribu Liter Air Digelontorkan untuk Warga

124
×

Krisis Air Bersih Menggeliat di Gesi Sragen, 48 Ribu Liter Air Digelontorkan untuk Warga

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 48.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga di Desa Srawung dan Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Kamis (10/9/2026).

Jawa Tengah, Sragen l secondnewsupdate.co.id — Kesulitan mendapatkan air bersih masih menjadi persoalan yang dirasakan sejumlah warga di Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen. 

Di tengah kondisi tersebut, kepedulian berbagai pihak kembali hadir melalui aksi nyata dengan menyalurkan puluhan ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Example 300x600

Sebanyak 48.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga di Desa Srawung dan Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Kamis (10/9/2026).

Bantuan tersebut berasal dari SPPG Citarum Berbagi Air Bersih dari Sragen dan disalurkan secara bertahap ke sejumlah titik yang membutuhkan.

Proses pendistribusian turut mendapat pengawalan dari aparat kewilayahan. 

Babinsa Desa Srawung Koramil 12/Gesi, Serda M. Yasin, turun langsung ke lapangan untuk memantau sekaligus membantu proses droping air bersih menuju tandon penampungan warga.

Bantuan air bersih tersebut diangkut menggunakan tiga unit truk tangki, masing-masing berkapasitas 8.000 liter. 

Air kemudian disalurkan ke titik-titik penampungan yang telah disiapkan agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara bersama-sama.

24 Ribu Liter untuk Desa Srawung

Untuk wilayah Desa Srawung, distribusi air bersih dilakukan di Dukuh Padas.

Sebanyak 8.000 liter air bersih terlebih dahulu disalurkan ke Dukuh Padas RT 11. 

Selanjutnya, distribusi dilanjutkan ke Dukuh Padas RT 12 dengan volume mencapai 16.000 liter.

Dengan demikian, total bantuan air bersih yang diterima masyarakat Desa Srawung mencapai 24.000 liter.

Sementara itu, distribusi dengan jumlah yang sama juga dilakukan di Desa Poleng.

Air bersih disalurkan ke tiga titik, masing-masing Dukuh Grengseng RT 05, Dukuh Grengseng RT 04, serta Dukuh Bendorejo RT 10. Total air yang didistribusikan ke wilayah Desa Poleng mencapai 24.000 liter.

Jika digabungkan, bantuan yang disalurkan kepada masyarakat di dua desa tersebut mencapai 48.000 liter air bersih.

Babinsa Turun Langsung Bantu Warga

Kehadiran Yasin di tengah proses distribusi menjadi bagian dari kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya.

Ia ikut memastikan proses droping berlangsung lancar, mulai dari kedatangan truk tangki hingga air bersih masuk ke tandon penampungan yang telah disiapkan.

Bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan air, bantuan tersebut bukan sekadar distribusi air dalam jumlah besar. Lebih dari itu, air bersih menjadi kebutuhan vital yang menyangkut aktivitas warga sehari-hari.

Penampungan menggunakan tandon juga diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pasokan air secara lebih tertib dan teratur.

Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peran aparat kewilayahan tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Ketika warga menghadapi persoalan kebutuhan dasar, kehadiran Babinsa di lapangan menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi dan mencari solusi bersama.

Gotong Royong Hadapi Kesulitan Air

Penyaluran bantuan air bersih di Kecamatan Gesi juga mencerminkan kuatnya semangat gotong royong. 

Sejumlah unsur turut terlibat, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, paguyuban sosial, relawan, pengelola Pamsimas hingga TNI.

Kolaborasi lintas unsur tersebut menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.

Sebab, persoalan air bersih tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak. Dibutuhkan kepedulian, koordinasi dan respons cepat ketika kebutuhan masyarakat meningkat.

Yasin pun terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait untuk memantau perkembangan kondisi warga di wilayah binaannya.

Apabila kebutuhan air bersih kembali meningkat, koordinasi lintas sektor diharapkan dapat dilakukan secara cepat sehingga masyarakat tidak terlalu lama menghadapi kesulitan mendapatkan air.

Bagi warga Desa Srawung dan Desa Poleng, 48.000 liter air bersih yang datang pada hari itu menjadi bantuan yang sangat berarti.

Di tengah keterbatasan pasokan, setiap tetes air menjadi kebutuhan berharga. Dan ketika kesulitan tersebut dijawab melalui kepedulian serta gotong royong, masyarakat tidak hanya mendapatkan air bersih, tetapi juga merasakan hadirnya perhatian dari berbagai pihak di tengah kondisi yang mereka hadapi. (Agus Kemplu)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600