Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Waspada Karhutla! Kapolres dan Bupati Majalengka Turun Langsung, Titik Api Jadi Perhatian Serius

122
×

Waspada Karhutla! Kapolres dan Bupati Majalengka Turun Langsung, Titik Api Jadi Perhatian Serius

Sebarkan artikel ini
Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman bersama Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan turun langsung melakukan pemantauan kondisi wilayah serta membahas langkah penguatan pencegahan kebakaran lahan.

Jawa Barat, Majalengka l secondnewsupdate.co.id — Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Majalengka mendapat perhatian serius. 

Di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering, jajaran Polres Majalengka bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka memperkuat langkah pencegahan agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Example 300x600

Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, bersama Bupati Majalengka H. Eman Suherman, turun langsung melakukan monitoring wilayah sekaligus memantau kondisi sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi kerawanan Karhutla, Kamis (10/9/2026).

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa ancaman kebakaran lahan tidak boleh dianggap remeh. 

Pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih penting dibandingkan menunggu api membesar dan kemudian melakukan penanganan.

Dalam kegiatan monitoring itu, Kapolres dan Bupati meninjau kondisi lahan serta kawasan yang berpotensi terdampak kebakaran.

Keduanya juga membahas penguatan koordinasi dan strategi bersama untuk menghadapi kemungkinan munculnya titik api di wilayah Kabupaten Majalengka.

Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Dengan koordinasi yang solid, setiap laporan maupun indikasi munculnya api diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga kebakaran tidak menjalar dan menimbulkan kerugian lebih besar.

Kapolres Aldy juga menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan sebelum kebakaran terjadi.

“Monitoring ini merupakan langkah kita untuk melakukan pencegahan sejak dini. Kami bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka terus berupaya mengantisipasi potensi Karhutla dan memastikan apabila terjadi titik api dapat segera ditangani agar tidak meluas,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat maupun pemerintah.

Masyarakat juga memiliki peran strategis dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Aldy mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kepulan asap, titik api, atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Mata dan telinga” masyarakat menjadi bagian penting dalam sistem deteksi dini Karhutla.

Semakin cepat informasi diterima petugas, semakin besar peluang api dapat dikendalikan sebelum meluas.

Selain memperkuat pemantauan, jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah juga terus menjaga kesiapan personel dan sarana pendukung apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Kegiatan monitoring berlangsung aman dan lancar. Polres Majalengka dan Pemkab Majalengka memastikan koordinasi akan terus diperkuat sebagai bagian dari langkah antisipatif menghadapi potensi Karhutla.

Pesannya jelas: jangan menunggu api membesar untuk bergerak. Pencegahan, kewaspadaan, dan kecepatan laporan menjadi kunci menjaga hutan, lahan, serta keselamatan masyarakat Majalengka. (Ast)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600