Garut/secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Garut menjadi tuan rumah kegiatan Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Pendopo Garut, Kamis (21/5/2026).
Forum strategis ini menghadirkan Badan Siber dan Sandi Negara dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia dalam upaya memperkuat ketahanan siber daerah di tengah derasnya arus digitalisasi global.
Bupati Abdusy Syakur Amin menyambut positif pelaksanaan forum tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Garut yang memiliki wilayah luas dan jumlah penduduk besar.
“Sehingga ketika ada teman-teman dari luar kota membangun dengan idealismenya, dengan semangatnya datang ke Garut kami sangat senang sekali,” ujar Syakur.
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara, Nugroho Sulistyo Budi, menegaskan bahwa keamanan siber kini bukan lagi sekadar persoalan teknis, melainkan telah menjadi bagian dari persaingan geopolitik dan geoekonomi dunia.
“Kalau kita lihat realitas pada saat ini, isu keamanan siber pun tidak lagi hanya sekedar isu teknis. Ruang siber saat ini sudah menjadi arena kompetisi geopolitik dan geo ekonomi global,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menilai Indonesia harus bergerak cepat dalam memperkuat sumber daya manusia dan infrastruktur digital demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Oleh sebab itu tentu Indonesia tidak boleh tinggal diam, dalam rangka menuju Indonesia Emas Tahun 2045 siber tidak bisa dipisahkan dan menjadi sebuah parameter yang sangat fungsional,” ucapnya.
Kegiatan Forkomsanda juga melibatkan mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia sebagai bagian dari penguatan kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan keamanan digital.
Kepala Program Studi Doktor Unhan RI, Sutanto, menyebut keterlibatan mahasiswa bertujuan membentuk generasi strategis yang unggul secara akademis, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain forum diskusi, Unhan RI dijadwalkan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Jumat (22/5/2026), sebagai bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. (Asan)
















