Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiRagam Daerah

Bupati Garut Minta Bapenda Genjot PAD, Dorong Langkah Konkret untuk Perkuat Kemandirian Fiskal

119
×

Bupati Garut Minta Bapenda Genjot PAD, Dorong Langkah Konkret untuk Perkuat Kemandirian Fiskal

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui langkah-langkah yang konkret, terukur, dan berbasis pemantauan real-time.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui langkah-langkah yang konkret, terukur, dan berbasis pemantauan real-time. 

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bapenda Kabupaten Garut di Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (20/7/2026).

Example 300x600

Dalam arahannya, Syakur menegaskan bahwa seluruh pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Garut, tengah menghadapi tantangan akibat kebijakan alokasi dana transfer dari pemerintah pusat. 

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus semakin mandiri dalam membangun kekuatan fiskal melalui peningkatan PAD.

“Di satu sisi kita masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Namun di sisi lain, kita harus terus meningkatkan kemampuan daerah dalam menghasilkan pendapatan sendiri melalui optimalisasi PAD,” ujar Syakur.

Ia mengakui upaya meningkatkan pendapatan daerah bukan pekerjaan mudah, terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Meski demikian, ia memberikan apresiasi kepada jajaran Bapenda yang memegang peranan penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Garut.

Menurutnya, keberhasilan Bapenda dalam mengoptimalkan penerimaan daerah akan sangat menentukan kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai program pembangunan.

Untuk mendukung peningkatan PAD, Pemerintah Kabupaten Garut sejak tahun lalu telah menerapkan sistem pemantauan transaksi melalui Bank BJB. 

Sistem tersebut memungkinkan pemerintah memonitor penerimaan daerah secara real-time, sehingga transparansi dan pengawasan terhadap pemasukan ke kas daerah dapat dilakukan lebih efektif.

Pemantauan tersebut mencakup berbagai sumber penerimaan, mulai dari retribusi daerah hingga Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), seperti pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, pajak tenaga listrik, dan sejumlah sektor lainnya.

Di akhir arahannya, Syakur mengingatkan pentingnya penyusunan target PAD yang realistis dan akurat sebagai dasar penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). 

Ia menegaskan proyeksi pendapatan harus dihitung secara cermat, di luar kontribusi pendapatan dari rumah sakit maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut berharap kemandirian fiskal daerah terus meningkat sehingga ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat dapat berangsur dikurangi. (Asan/Agung).

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600