Kabupaten Tangerang Banten// secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk menuntaskan program sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP swasta serta mendorong pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri kegiatan Silaturahmi, Konsolidasi, dan Kolaborasi Pengurus Yayasan Penyelenggara Pendidikan Swasta se-Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Tangerang di Balai Islamic Village, Kelapa Dua, Rabu (4/2/2026).
“Program sekolah gratis ini kita jalankan secara bertahap. Setelah SD dan SMP swasta umum, insyaallah Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah juga menjadi sasaran. Ini memang butuh proses, tetapi komitmen kita jelas,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pendidikan swasta memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia dan harus mendapatkan dukungan yang setara dengan sekolah negeri.
“Program sekolah gratis secara bertahap bagi siswa SD dan SMP swasta umum, yang ke depan juga menyasar Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah, merupakan salah satu bentuk dukungan kami kepada penyelenggara pendidikan swasta,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang telah lebih dahulu menjalankan kebijakan yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait pemerataan akses pendidikan.
Saat ini, alokasi anggaran pendidikan dalam APBD Kabupaten Tangerang mencapai sekitar 25 persen.
“Walaupun ada efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, kami tidak bergeming soal pendidikan. Tahun 2027 anggarannya akan kita naikkan lagi,” ujarnya.
Selain program sekolah gratis, Pemkab Tangerang juga menggulirkan program beasiswa pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 235 siswa menerima beasiswa hingga jenjang Strata 1 (S1), baik di dalam maupun luar negeri.
“Anak-anak yang tadinya tidak punya harapan, hari ini mimpinya bisa terwujud. Ini yang membuat kami yakin bahwa investasi terbaik adalah pendidikan,” kata Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan yang seimbang antara sekolah negeri dan swasta, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kita tidak ingin masyarakat hanya berebut sekolah negeri. Sekolah swasta harus memiliki kualitas yang sama dan juga gratis, sehingga mutu pendidikan kita benar-benar merata,” jelasnya.
Melalui kolaborasi dengan BMPS, Pemkab Tangerang berharap tidak ada lagi anak di Kabupaten Tangerang yang putus sekolah. Dengan demikian, kualitas sumber daya manusia terus meningkat dan rata-rata lama sekolah masyarakat dapat mencapai 12 hingga 13 tahun.
“Doakan kami semua selalu sehat agar bisa menuntaskan komitmen ini. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah atau putus sekolah. Itu tujuan besar kita bersama,” pungkasnya. (Diana)
