SNU//Cimahi – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Cimahi menggelar Pendidikan Politik (Dikpol) di Pangandaran pada 27–29 Oktober 2025. Yang lalu
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi DPP Partai Golkar Pusat sebagai langkah awal menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Cimahi dan Ketua Komisi III, H. Asep Rukmansyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi partai dalam memperkuat konsolidasi internal dan menyiapkan kader sejak dini untuk meraih kemenangan di Pileg mendatang.
“Awalnya kami melaksanakan instruksi dari DPP Pusat dalam rangka HUT Golkar ke-61. Selain kegiatan sosial seperti pembagian sembako, bazar murah, dan donor darah, kami lanjutkan dengan pelaksanaan pendidikan politik selama tiga hari di Pangandaran,” ujar Asep, Rabu (12/11/2025).
Menurut Asep, kegiatan Dikpol tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari pengurus DPD Golkar Cimahi, pengurus tingkat kecamatan (PK), pengurus tingkat kelurahan, serta organisasi sayap partai.
“Pesertanya cukup lengkap. Dari pengurus DPD, PK, kelurahan, hingga organisasi sayap partai yang didirikan maupun yang mendirikan,” jelasnya.
Dalam kegiatan itu, Golkar Cimahi menghadirkan narasumber dari DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat untuk membahas berbagai materi, mulai dari konsolidasi internal hingga strategi peningkatan kualitas kader dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Walaupun 2029 masih jauh, minimal kami sudah mulai bersiap. Alhamdulillah, di Pileg 2024 Golkar Cimahi berhasil menambah kursi dari enam menjadi tujuh,” ujar Asep.
Lebih lanjut, Asep menyampaikan bahwa hasil dari pendidikan politik tersebut menargetkan Partai Golkar Cimahi meraih 15 kursi pada Pileg 2029.
“Sebagaimana instruksi pimpinan, target kami di Cimahi pada 2029 adalah meraih 15 kursi. Itu hasil dari konsolidasi dan pelatihan kader yang kami lakukan sejak dini,” tandasnya.
Ia menambahkan, salah satu fokus DPD Golkar Cimahi saat ini adalah regenerasi kader muda. Sejumlah tokoh muda seperti Agung, Nopid, dan Indri disebut sebagai contoh keberhasilan pengkaderan yang dilakukan sejak periode 2024.
“Kami sudah mulai menempatkan kader muda dalam struktur partai. Insya Allah, ke depan kami akan menyiapkan calon-calon yang lebih handal,” tegas Asep.
Untuk mencapai target besar tersebut, Asep menuturkan bahwa Golkar Cimahi juga merangkul generasi muda (Gen Z) yang aktif dalam sayap partai maupun organisasi masyarakat.
“Mereka akan kami rekomendasikan untuk bergabung dan berproses di Partai Golkar, sebagai bagian dari persiapan menuju Pileg 2029,” pungkasnya.
(Bagdja)
