BeritaEkonomiSosial

Jelang Idul Fitri 1446 H, Polres Tasikmalaya Gelar Gerakan Pangan Murah

105
Polres Tasikmalaya Sulap Halaman Mesjid Agung Baiturrahman Jadi Gerakan Pangan Murah, Jumat(13/3/2026). (Foto:Krist)

Tasikmalaya// secondnewsupdate.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Tasikmalaya menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Masjid Agung Baiturrohman, Jumat (13/3/2026).

Program ini merupakan kolaborasi antara Polres Tasikmalaya dengan Perum Bulog, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren harga pangan yang masih tinggi menjelang Lebaran.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi kegiatan dengan membawa kantong belanja untuk memanfaatkan harga sembako yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar.

Kapolres Tasikmalaya, Wahyu Pristha Utama, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Untuk daging sapi di luar sana mencapai Rp180.000 per kilogram, di sini kami jual hanya Rp140.000. Ada selisih Rp40.000. Begitu juga beras, jika di pasar rata-rata Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram, di sini bersama Bulog kita jual Rp11.500,” ungkapnya.

Beberapa komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut di antaranya beras SPHP seharga Rp57.500 per 5 kilogram, minyak goreng Rp30.000 per 2 liter, telur ayam Rp28.000 per kilogram, daging sapi Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp28.000 per kilogram, tepung terigu merek Tulip Rp9.000 per kilogram, gula pasir Rose Brand Rp17.000 per kilogram, serta berbagai sayuran seperti pakcoy dan selada bokor.

AKBP Wahyu menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas kegiatan jual beli, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang Lebaran.

“Insyaallah, niat baik kita semua di sini adalah memberikan yang terbaik bagi masyarakat agar tidak terjadi lonjakan harga saat Lebaran nanti,” ujarnya.

Salah seorang warga, Nina (48), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Sangat terbantu, harganya jauh lebih murah dari pasar. Saya membeli beras, minyak, telur, dan terigu untuk stok Lebaran nanti,” kata Nina.

Ia berharap kegiatan pangan murah seperti ini dapat terus digelar, tidak hanya saat Ramadan.

“Mudah-mudahan kegiatan pangan murah yang diinisiasi oleh pihak kepolisian ini terus dilaksanakan, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga bisa diagendakan secara rutin agar masyarakat dapat membeli kebutuhan dengan harga terjangkau,” harapnya. (Krist)

Penulis: Kristianto Editor: Bama
Exit mobile version